Ekonesia – Perusahaan hiburan raksasa milik selebriti papan atas Raffi Ahmad PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk RANS bersiap mencetak sejarah baru di pasar modal Indonesia. Mulai Rabu 1 Juni 2026 RANS akan memasuki babak penawaran umum perdana IPO dengan harga saham dipatok Rp170 per lembar angka tertinggi dari rentang harga yang ditetapkan sebelumnya. Proses penjatahan dijadwalkan pada 8 Juli 2026 sebelum akhirnya RANS resmi diperdagangkan di bursa pada 10 Juli 2026.
Baca juga: G-Class MJI Taklukkan Sumatera! Ada Apa?
Ambisi RANS tidak main-main. Perusahaan yang bergerak di ekosistem media hiburan dan pengelolaan kekayaan intelektual ini mengincar dana segar dari publik sebesar Rp42925 miliar. Untuk mencapai target tersebut RANS melepas sebanyak 252 miliar saham atau setara 2002 persen dari total modal ditempatkan dan disetor.

Mayoritas dana yang terkumpul akan menjadi amunisi utama untuk ekspansi besar-besaran di berbagai lini bisnis hiburan. Sekitar 3761 persen dana akan dialokasikan untuk membiayai operasional termasuk penyelenggaraan hingga 16 konser musik berskala lokal maupun internasional yang siap mengguncang panggung hiburan Tanah Air.
Baca juga: Emas Antam Terjun Bebas! Saatnya Borong?
Tidak hanya itu RANS juga akan memperluas sayap bisnisnya melalui akuisisi strategis. Sebanyak 198 persen dana IPO akan digunakan untuk mengakuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia yang menaungi merek Slavina. Sementara itu 1864 persen dana akan disuntikkan untuk pembangunan wahana bermain edukatif Cipungland di sembilan lokasi berbeda menjanjikan pengalaman rekreasi yang unik bagi keluarga.
Inovasi teknologi juga menjadi fokus RANS. Sekitar 815 persen dana akan dimanfaatkan untuk merintis perusahaan teknologi kecerdasan buatan AI bersama PT Feedloop Global Teknologi. Selain itu 698 persen dana akan digunakan untuk melunasi sebagian fasilitas kredit investasi di PT Bank Negara Indonesia Tbk BBNI menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga kesehatan finansial. Sisa dana akan dialokasikan untuk pengembangan produk makanan dan minuman di bawah bendera RNS.
Sebelum melantai di bursa Raffi Farid Ahmad atau yang akrab disapa Raffi Ahmad merupakan pemegang saham pengendali dengan porsi 7868 persen. Jajaran investor kakap lainnya juga turut memegang peranan penting seperti PT Indonesia Entertainmen Grup anak usaha PT Surya Citra Media Tbk SCMA dengan 904 persen saham. PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi perusahaan teknologi milik Pieter Tanuri di bawah PT Bali Bintang Sejahtera Tbk BOLA juga memiliki 076 persen saham.
Sosok-sosok terkemuka lainnya yang menjadi bagian dari RANS sebelum IPO antara lain Kepala Badan Pengatur BUMN Dony Oskaria 342 persen Direktur Utama SCMA Sutanto Hartono 143 persen Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia PSI Kaesang Pangarep 114 persen dan istri Raffi Ahmad Nagita Slavina Mariana Tengker 124 persen. Nama Soultan Ariq Rachman 343 persen dan Hikmat Janika 086 persen juga tercatat sebagai pemegang saham awal.
Pasca IPO struktur kepemilikan saham akan mengalami dilusi. Raffi Ahmad akan tetap menjadi pemegang saham mayoritas dengan 6293 persen. PT Indonesia Entertainmen Grup akan menguasai 723 persen Soultan Ariq Rachman 274 persen Dony Oskaria 274 persen Sutanto Hartono 114 persen Nagita Slavina Mariana Tengker 099 persen Kaesang Pangarep 091 persen Hikmat Janika 068 persen dan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi 061 persen.





Tinggalkan komentar