JELI Inaco Debut Bursa Harga Bawah Untung Gila

Agus Riyadi

1 Juli 2026

2
Min Read

Ekonesia – Produsen makanan penutup kenamaan, PT Niramas Utama atau yang akrab dengan merek INACO, resmi memulai fase penawaran umum saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan yang akan menggunakan kode saham JELI ini menetapkan harga penawaran awal pada titik terendah dari proyeksi, yakni Rp900 per lembar. Keputusan ini menarik perhatian banyak investor yang menanti debutnya di pasar modal.

Dengan banderol Rp900 per saham, JELI berada di batas bawah dari rentang harga yang sebelumnya dipublikasikan, yaitu Rp900 hingga Rp1.120. Dalam aksi korporasi ini, PT Niramas Utama melepas sebanyak 350 juta saham kepada publik, yang setara dengan 25,93% dari total modal ditempatkan dan disetor. Dari penawaran ini, perseroan berpotensi meraup dana segar hingga Rp315 miliar.

JELI Inaco Debut Bursa Harga Bawah Untung Gila
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Modal yang terkumpul dari IPO direncanakan untuk berbagai keperluan strategis. Mayoritas, sekitar 51,04%, akan dialokasikan sebagai penyertaan modal kepada anak perusahaan, PT NPS, dalam bentuk ekuitas. Selanjutnya, 18,36% akan digunakan untuk anggaran belanja modal, termasuk pembelian, pelunasan, dan instalasi mesin produksi serta peralatan pendukung. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penyimpanan gudang dan mempercepat proses logistik perusahaan.

Tak hanya itu, sekitar 10,63% dari dana IPO akan dipakai untuk melunasi sebagian pokok utang jangka pendek, menunjukkan komitmen perseroan dalam menjaga kesehatan finansial. Sisa dana, sekitar 19,97%, akan dimanfaatkan sebagai modal kerja untuk mendukung operasional harian.

Menariknya, di balik harga IPO yang dipatok di batas bawah, kinerja keuangan JELI menunjukkan fenomena yang kontras. Meskipun pendapatan bersih perusahaan sempat mengalami penurunan berturut-turut, yaitu 6,02% pada tahun 2024 dan 4,49% pada tahun 2025, laba bersih justru meroket tajam. Laba bersih melonjak fantastis hingga 592,51% pada tahun 2024, diikuti kenaikan signifikan sebesar 235,50% pada tahun 2025. Angka ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi calon investor.

Masa penawaran umum saham JELI akan berlangsung hingga 3 Juli 2026. Jika semua berjalan sesuai rencana, pencatatan saham perdana PT Niramas Utama di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 7 Juli 2026.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post