Mitratel Guyur Dividen Rp2 Triliun Lebih Cek Sekarang

Agus Riyadi

1 Juli 2026

4
Min Read

Ekonesia – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk MTEL atau Mitratel membuat gebrakan di pasar modal dengan menyepakati pembagian dividen tunai yang fantastis. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan RUPST perusahaan infrastruktur telekomunikasi digital ini memutuskan untuk mengucurkan dividen sebesar Rp2,08 triliun. Angka ini setara dengan Rp25,6 per lembar saham atau 98% dari total laba bersih yang diraih Perseroan sepanjang tahun buku 2025.

Kinerja gemilang Mitratel di tahun 2025 menjadi fondasi kuat di balik keputusan tebaran dividen jumbo ini. Sepanjang tahun tersebut, perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp9,53 triliun, dengan EBITDA mencapai Rp7,83 triliun. Laba bersih yang dicetak pun tidak kalah impresif, yakni Rp2,12 triliun. Pencapaian ini didukung penuh oleh model bisnis berbasis pendapatan berulang atau recurring revenue yang solid, tingkat profitabilitas yang tinggi, serta arus kas operasional yang sangat kuat.

Mitratel Guyur Dividen Rp2 Triliun Lebih Cek Sekarang
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Mitratel tidak hanya fokus pada profitabilitas, namun juga terus menggenjot kualitas pertumbuhannya. Hal ini terlihat dari kenaikan rasio tenancy menjadi 1,57 kali, sebuah indikator optimalisasi pemanfaatan aset yang signifikan. Di sektor fiber optik, Perseroan juga memperkuat jaringannya dengan penambahan 6.160 kilometer secara organik, sehingga total panjang jaringan mencapai 57.199 kilometer. Ekspansi ini mendorong peningkatan Fiber Billable Length menjadi 70.618 kilometer, yang pada gilirannya memicu pertumbuhan pendapatan segmen fiber optik sebesar 18,1% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan portofolio lebih dari 40 ribu menara telekomunikasi dan jaringan fiber optik yang terus berkembang, Mitratel kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin infrastruktur telekomunikasi digital di Indonesia. Perusahaan ini menjadi pilar utama dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional yang menjadi agenda penting pemerintah.

Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko mengungkapkan bahwa raihan luar biasa ini adalah buah dari strategi bisnis yang dijalankan secara konsisten. "Kinerja tahun 2025 mencerminkan kekuatan fundamental bisnis Mitratel sekaligus menjadi landasan bagi fase pertumbuhan berikutnya," jelas Theodorus. Ia menambahkan bahwa Perseroan senantiasa menjaga keseimbangan antara penciptaan nilai bagi pemegang saham melalui dividen yang konsisten, investasi pada peluang pertumbuhan baru, dan transformasi menuju Next Generation Tower Company. Dengan fondasi yang kokoh ini, Mitratel optimistis dapat terus memperkuat dominasinya sebagai perusahaan infrastruktur digital terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara.

Seiring dengan meningkatnya permintaan akan konektivitas digital, Mitratel terus memperkuat perannya sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi dan digital. Ini dilakukan melalui pengembangan menara telekomunikasi, jaringan fiber optik, serta berbagai layanan infrastruktur digital bernilai tambah. Didukung oleh skala infrastruktur terbesar di kawasan, jangkauan nasional yang luas, dan model bisnis yang tangguh, Perseroan berada pada posisi yang sangat strategis untuk menangkap peluang pertumbuhan dari digitalisasi ekonomi Indonesia.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, RUPST juga merestui penambahan kegiatan usaha melalui penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia KBLI. Salah satu poin penting adalah pengembangan layanan *Power-as-a-Service PaaS. Langkah ini menjadi fondasi krusial dalam memperluas kapabilitas bisnis Perseroan sekaligus membuka sumber pertumbuhan baru melalui pengembangan solusi infrastruktur digital dan energi yang lebih terintegrasi.

Transformasi menuju Next-Generation Tower Company merupakan evolusi strategis Mitratel dalam menghadirkan solusi infrastruktur digital yang semakin komprehensif. Selain tetap menjadikan bisnis menara telekomunikasi sebagai inti usaha, Perseroan juga terus memperkuat kapabilitas pada layanan konektivitas fiber, managed services, infrastruktur digital, serta solusi energi berkelanjutan. Ini semua dilakukan guna menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang pesat.

"Transformasi menuju Next-Generation Tower Company bukan sekadar perluasan portofolio bisnis, tetapi merupakan evolusi strategi Perseroan untuk menjadi penyedia infrastruktur digital terintegrasi," tegas Theodorus. Ia meyakini, dengan mengintegrasikan kemampuan menara telekomunikasi, konektivitas fiber, managed services, infrastruktur digital, dan solusi energi berkelanjutan seperti Power-as-a-Service, Mitratel siap menjadi mitra utama dalam mendukung percepatan digitalisasi Indonesia sekaligus membuka ladang pertumbuhan baru yang berkelanjutan.

Dalam RUPST tersebut, turut disetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Langkah ini bertujuan untuk semakin memperkuat tata kelola perusahaan, mengukuhkan kepemimpinan, serta mendukung agenda pertumbuhan jangka panjang Perseroan. RUPST secara resmi mengangkat Noorhayati Candrasuci sebagai Direktur Investasi yang baru, menggantikan Hendra Purnama.

Theodorus Ardi Hartoko menyampaikan apresiasi. "Ada satu direksi baru yang ditugaskan di Mitratel, yang sudah sangat paham industri mobile dan industri telekomunikasi secara keseluruhan. Manajemen dan pemegang saham mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Bapak Hendra Purnama selama ini," pungkasnya.

Adapun susunan direksi Perseroan saat ini adalah:
Direktur Utama: Theodorus Ardi Hartoko
Direktur Bisnis: Agus Winarno
Direktur Keuangan: Ian Sigit Kurniawan
Direktur Operasi & Pembangunan: Hastining Bagyo Astuti
Direktur Investasi: Noorhayati Candrasuci
Direktur Pengelolaan Aset: Fandi Wijaya

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post