Raffi Ahmad Borong Saham VISI Rp 72 Miliar Ini Alasannya

Agus Riyadi

2 November 2026

3
Min Read

Ekonesia – Kabar mengejutkan datang dari dunia investasi, di mana pasangan selebritas papan atas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina melalui perusahaan holding mereka, PT Harmoni Semesta Investama (HSI), baru saja menggelontorkan dana fantastis sebesar Rp 72 miliar untuk menambah kepemilikan saham di PT Satu Visi Putra Tbk (VISI). Langkah strategis ini dilakukan melalui skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau yang dikenal sebagai private placement.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, HSI berhasil mengakuisisi tambahan 72.434.600 lembar saham VISI. Sebelum transaksi ini, HSI telah menguasai 1.901.580.000 saham VISI, merepresentasikan 61,85% hak suara. Setelah penambahan, total kepemilikan HSI melonjak menjadi 1.974.014.600 saham. Meskipun jumlah saham bertambah signifikan, persentase hak suara HSI sedikit terkoreksi menjadi 61,77% akibat bertambahnya jumlah saham beredar perseroan secara keseluruhan.

Raffi Ahmad Borong Saham VISI Rp 72 Miliar Ini Alasannya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Transaksi jumbo ini tercatat pada tanggal 22 Oktober 2026, dengan harga pelaksanaan Rp 994 per saham. Dengan demikian, nilai investasi tambahan yang digelontorkan PT Harmoni Semesta Investama diperkirakan mencapai Rp 72,03 miliar. Dalam dokumen resmi, jenis transaksi ini diklasifikasikan sebagai transaksi lainnya dengan tujuan PMTHMETD, dan status kepemilikan saham tercatat secara langsung sebagai saham biasa.

PT Harmoni Semesta Investama menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi pengendali utama VISI dan akan terus mempertahankan posisi tersebut pasca-pelaksanaan transaksi. Perusahaan holding ini juga bertindak sebagai pihak yang memberikan kuasa untuk pelaporan perubahan kepemilikan saham.

Sebagai informasi, PT Harmoni Semesta Investama adalah entitas bisnis milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Dalam struktur manajemennya, Raffi Ahmad menduduki posisi Komisaris, sementara Nagita Slavina menjabat sebagai Direktur. Adapun komposisi kepemilikan saham di HSI menunjukkan Nagita Slavina Mariana Tengker menguasai 51% atau 2.550 saham, sedangkan Raffi Ahmad memiliki 49% atau 2.450 saham. Nagita juga terdaftar sebagai pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner perusahaan tersebut.

Aksi korporasi private placement VISI sendiri melibatkan penerbitan 120.724.400 saham biasa baru dengan nilai nominal Rp 25 per saham. Rencana ini telah mendapat restu dari pemegang saham independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Independen (RUPS Independen) pada 30 September 2026. Proses pelaksanaannya berlangsung cepat, dengan penerbitan dan distribusi saham baru pada 28 Oktober 2026, pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 29 Oktober 2026, dan pengumuman hasil pada 30 Oktober 2026.

Harga pelaksanaan Rp 994 per saham telah sesuai dengan Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00152/BEI/10-2026 yang mengatur tentang perubahan Peraturan Nomor I-A terkait pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas. Seluruh saham baru ini didistribusikan kepada tiga pihak investor. Selain PT Harmoni Semesta Investama yang mengambil 72.434.600 saham, PT Atlas Raya Abadi dan PT Trinugraha Thohir Harmoni masing-masing mengakuisisi 24.144.900 saham.

Perlu dicatat bahwa Atlas Raya Abadi dan Trinugraha Thohir Harmoni bukanlah pihak terafiliasi sesuai Undang-Undang Pasar Modal, dan kepemilikan masing-masing setelah penambahan modal tetap di bawah 20%. Menariknya, Trinugraha Thohir Harmoni merupakan perusahaan investasi yang berafiliasi dengan keluarga konglomerat Thohir, dipimpin oleh Garibaldi Thohir.

Pelaksanaan private placement ini tidak mengubah secara signifikan komposisi pengendali perseroan. Sebelum penerbitan, modal ditempatkan dan disetor penuh VISI sebanyak 3.075.000.000 saham. Setelah transaksi, kepemilikan Harmoni Semesta Investama menjadi 61,77%, Atlas Raya Abadi 10,53%, dan Trinugraha Thohir Harmoni 8,45%. Sementara itu, porsi masyarakat sedikit terdilusi menjadi 19,24%. Modal dasar perseroan tidak berubah, namun modal ditempatkan dan disetor penuh meningkat menjadi 3.195.724.400 saham.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post