Ekonesia – Robert Kiyosaki penulis buku laris fenomenal Rich Dad Poor Dad kembali mengguncang jagat finansial dengan pandangannya yang kontroversial. Ia secara terang-terangan menyatakan bahwa utang bukan selalu beban melainkan bisa menjadi jalan pintas menuju kemakmuran asalkan dimanfaatkan dengan strategi yang cerdas. Kuncinya terletak pada kemampuan membedakan antara utang yang membangun dan utang yang merusak.
Baca juga: Maresca Pergi Lampard Kembali Chelsea Bergetar
Kiyosaki menjelaskan bahwa kebanyakan orang terjebak dalam lingkaran utang buruk. Utang jenis ini digunakan untuk membiayai liabilitas atau aset yang nilainya terus merosot seiring waktu seperti cicilan kendaraan pribadi atau pengeluaran konsumtif seperti liburan mewah. Pinjaman semacam ini hanya akan menguras kantong dan menjauhkan seseorang dari kebebasan finansial.

Sebaliknya utang baik adalah pinjaman yang dialokasikan untuk mengakuisisi aset produktif yang mampu menghasilkan pemasukan kas secara berkelanjutan setiap bulan. Contoh konkretnya termasuk investasi properti yang disewakan atau penyertaan modal dalam bisnis ventura. "Aturan main uang yang baru mengharuskan Anda berutang jika ingin menjadi kaya. Syaratnya utang itu haruslah utang baik" tegas Kiyosaki.
Baca juga: Rahasia Bursa RI Jadi Raksasa Market Cap Naik Drastis
Ia menambahkan bahwa mengelola utang baik memang menuntut tingkat kecerdasan finansial yang tinggi. Namun ketika strategi ini diterapkan dengan tepat hasilnya bisa sangat transformatif. Utang yang cerdas bukan sekadar alat pinjaman biasa melainkan instrumen ampuh untuk mempercepat akumulasi kekayaan.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas Kiyosaki memaparkan skema utang baik dalam investasi properti. Bayangkan Anda membeli sebuah properti senilai 100.000 dolar AS. Dari total harga tersebut 80.000 dolar AS dibiayai melalui pinjaman bank dengan bunga 5 persen sementara 20.000 dolar AS sisanya dibayar tunai dari dana pribadi Anda.
Dengan menggunakan kalkulator hipotek sederhana perkiraan biaya tahunan untuk pinjaman tersebut adalah sekitar 8.500 dolar AS. Jika properti ini mampu menghasilkan pendapatan sewa sebesar 11.000 dolar AS per tahun setelah semua biaya operasional ditanggung maka Anda akan meraup keuntungan bersih sebesar 2.500 dolar AS.
Dari perhitungan tersebut keuntungan investasi yang Anda peroleh mencapai 12,5 persen dari modal awal pribadi sebesar 20.000 dolar AS. Angka ini jauh melampaui rata-rata keuntungan yang ditawarkan oleh investasi konvensional. Hal ini membuktikan bahwa dengan pemahaman dan penerapan utang yang strategis potensi keuntungan finansial bisa melonjak drastis.


Tinggalkan komentar