Ekonesia – Gejolak harga saham PT Koka Indonesia Tbk KOKA yang melonjak drastis dalam beberapa waktu terakhir menarik perhatian serius dari Bursa Efek Indonesia BEI. Menanggapi permintaan klarifikasi dari BEI manajemen KOKA akhirnya angkat bicara memastikan tidak ada informasi material tersembunyi yang dapat mempengaruhi keputusan investasi publik.
Baca juga: Bingung Pilih Dana? Kredit, Paylater, atau Pinjol?
Klarifikasi ini disampaikan perusahaan melalui surat resmi tertanggal 24 Juli 2026 sebagai respons atas pertanyaan BEI pada 22 Juli 2026 terkait volatilitas transaksi efek KOKA. Muhammad Fikri Adzkiya selaku Corporate Secretary & Legal Koka Indonesia menjelaskan bahwa kenaikan harga saham perseroan lebih disebabkan oleh optimisme pasar yang tinggi di kalangan investor. Sentimen positif ini muncul seiring masuknya investor baru ke dalam struktur kepemilikan saham KOKA.

Manajemen KOKA menegaskan seluruh rangkaian transaksi terkait masuknya pemegang saham baru telah diungkapkan secara transparan dan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku. Proses ini dimulai dari penandatanganan nota kesepahaman MoU pada 16 September 2025 dilanjutkan dengan Conditional Sale and Purchase Agreement CSPA pada 6 Maret 2026 dan puncaknya penandatanganan Sale and Purchase Agreement SPA pada 17 Juli 2026.
Baca juga: Pegawai ITB Bisa Punya Rumah? Ada Kejutan dari Menteri!
Hingga saat surat penjelasan disusun KOKA menyatakan tidak ada fakta material penting yang belum diumumkan yang berpotensi mempengaruhi harga saham atau keputusan investasi para pemodal. Perusahaan juga telah melaporkan tiga laporan kepemilikan saham baru kepada otoritas dan publik pada 20 Juli 2026. Laporan ini mencakup kepemilikan saham Ling Sun PT Kreatif Konstruksi Indonesia dan Jinfeng Gao sebagai tindak lanjut dari pengungkapan informasi SPA.
Lebih lanjut KOKA memastikan belum ada rencana aksi korporasi signifikan dalam tiga bulan ke depan yang dapat berdampak pada status pencatatan sahamnya di bursa. Terkait rencana pemegang saham utama dan pengendali manajemen menyatakan informasi mengenai perubahan kepemilikan saham setelah periode lock-up telah disampaikan secara resmi. KOKA berkomitmen penuh untuk segera memberitahukan kepada publik jika di kemudian hari terjadi perubahan kepemilikan saham.









Tinggalkan komentar