Ekonesia – PT Pelabuhan Indonesia Persero atau Pelindo tengah melakukan perombakan besar-besaran pada struktur korporasinya. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengukuhkan model bisnis inti sekaligus memperjelas peran setiap unit usaha dalam grup Pelindo. Di bawah arahan Badan Pembina BUMN BP BUMN Pelindo berkomitmen menjalankan program perampingan yang ambisius.
Baca juga: Premi Asuransi Jiwa Turun Jangan Kaget Dulu
Kepala BP BUMN yang juga COO Danantara Dony Oskaria menjelaskan bahwa transformasi Pelindo merupakan perjalanan panjang. Proses ini dimulai dengan penyederhanaan struktur entitas sebelum melangkah lebih jauh ke penataan model bisnis yang lebih optimal. "Transformasi ini masih panjang namun diawali dengan perampingan. Setelah itu barulah kita masuk ke proses penataan model bisnis agar lebih solid," ungkap Dony dalam sebuah kesempatan belum lama ini.

Dalam program perampingan yang ditargetkan rampung pada tahun 2026 Pelindo berencana mengurangi jumlah anak usaha secara signifikan. Dari total 41 entitas yang ada saat ini perusahaan menargetkan hanya akan menyisakan 24 unit bisnis. Ini berarti ada 17 entitas yang akan mengalami penataan. Sebelas di antaranya telah menyelesaikan aksi korporasi sementara enam entitas sisanya diharapkan tuntas hingga akhir Desember 2026.
Baca juga: Pasar Bergejolak Rupiah Terkapar Minyak Melesat
Penataan ini dilakukan melalui berbagai skema inovatif termasuk merger konsolidasi divestasi hingga likuidasi. Selain pengurangan jumlah entitas Pelindo juga mengubah model pengelolaannya. Dari sebelumnya strategic holding kini beralih menjadi active management. Melalui model baru ini Pelindo akan terlibat lebih langsung dalam pengelolaan operasional utama. Pembagian peran antara holding regional service line dan entitas usaha pun akan menjadi lebih gamblang.
Dony menilai bahwa konsolidasi di bawah Danantara memungkinkan transformasi ini berjalan lebih terintegrasi dan efektif. "Pilihan untuk melakukan transformasi ini adalah langkah yang sangat tepat. Dengan adanya Danantara konsolidasi ini semua menjadi mungkin dilakukan," tegasnya. Penataan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pengurangan jumlah unit bisnis tetapi juga menghasilkan struktur dan model bisnis Pelindo yang lebih sederhana efisien dan mampu memperkuat kinerja grup secara menyeluruh di masa depan.









Tinggalkan komentar