Geger Rooney Dukung City Degradasi Total

El-Shinta

30 September 2026

2
Min Read

Ekonesia – Legenda sepak bola Inggris, Wayne Rooney, baru-baru ini menyuarakan pandangan tegasnya terkait kasus dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP) yang menjerat Manchester City. Mantan bintang Manchester United itu bahkan secara blak-blakan mendukung hukuman terberat bagi The Citizens, yakni degradasi ke kasta terendah Liga Inggris. Pernyataan Rooney ini sontak memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar sepak bola.

Manchester City dituding telah merekayasa kesepakatan komersial fiktif dan mengalirkan dana fantastis sebesar 900 juta poundsterling secara tidak sah untuk operasional klub. Premier League sendiri telah mengidentifikasi sembilan periode pelanggaran yang dilakukan oleh City, terentang dari tahun 2009 hingga 2018. Serangkaian tuduhan serius ini kini memunculkan beragam spekulasi mengenai sanksi yang akan dijatuhkan, termasuk kemungkinan penarikan kembali gelar-gelar juara yang pernah mereka raih.

Geger Rooney Dukung City Degradasi Total
Gambar Istimewa :

Persidangan terkait sanksi ini berlangsung secara tertutup dan rahasia, dengan Manchester City masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding hingga Jumat, 2 Oktober. Menariknya, Rooney pernah merasakan langsung dampak dari dominasi City, di mana ia menjadi runner-up Liga Inggris pada musim 2011-2012 saat City berhasil merengkuh trofi juara. Jika gelar City dicabut, secara otomatis Manchester United berpotensi mewarisi gelar tersebut.

Namun, Rooney menegaskan bahwa ia tidak menginginkan hal itu. "Saya tidak ingin ini hanya diam begitu saja… 15 tahun kemudian atau berapa pun lamanya, Anda mendapat medali karena City curang. Saya tidak akan merasa nyaman," ujar Rooney, seperti dikutip dari podcast Stick to United oleh BBC. Ia menambahkan, "Pertanyaannya adalah, apakah saya ingin menerima medali itu karena finis di posisi kedua? Tidak."

Pria yang kini berprofesi sebagai pelatih itu menyatakan ketidaknyamanannya untuk menerima medali Liga Premier hanya karena finis di posisi kedua. "Beberapa pemain mungkin akan menerimanya. Saya hanya tidak akan merasa nyaman menerima medali Liga Premier karena finis di posisi kedua," tegasnya. Alih-alih mendapatkan "hibah" gelar, Rooney justru berpandangan bahwa Manchester City seharusnya mendapatkan hukuman yang jauh lebih berat, yaitu degradasi ke kasta yang lebih rendah sebagai bentuk konsekuensi atas pelanggaran serius yang mereka lakukan.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post