Ekonesia – Bayern Munchen menutup tirai musim Bundesliga dengan sebuah pertunjukan yang memukau, melumat FC Köln 5-1 dalam laga penuh gol di Allianz Arena. Tanpa beban perebutan gelar, Die Roten tetap tampil beringas, menghadirkan pesta gol sebagai hadiah bagi para penggemar setia. Harry Kane kembali menjadi sorotan utama dengan torehan hat-tricknya, namun malam itu juga menjadi panggung bagi bintang muda yang mencuri perhatian, Lennart Karl.
Baca juga: MU Ambyar, Eks Pemainnya Bersinar! Apa Rahasianya?
Sejak peluit awal dibunyikan, Bayern langsung menggebrak. Baru tiga menit berjalan, Kane sudah menebar ancaman lewat tembakan yang melambung tipis. Gol pembuka akhirnya lahir di menit ke-10. Kolaborasi ciamik antara Joshua Kimmich dan Lennart Karl membuka ruang di sisi kanan sebelum umpan silang matang disambar Kane dengan tendangan voli indah, membawa Bayern unggul. Tiga menit berselang, striker Inggris itu kembali mencatatkan namanya di papan skor, kali ini melalui skema bola mati hasil latihan bersama Kimmich, membuat Köln tertinggal 2-0 dalam waktu singkat.

Namun, laga tiba-tiba berubah liar. Di menit ke-18, Jamal Musiala kehilangan bola di area berbahaya. Said El Mala dengan sigap merebutnya, melesat melewati lini belakang Bayern, dan menjebol gawang Manuel Neuer. Dayot Upamecano dan Jonathan Tah dibuat mati kutu dalam momen tersebut, memberi secercah harapan bagi Köln. Namun, harapan itu tak bertahan lama. Empat menit kemudian, Bayern kembali menjauh. Lagi-lagi berawal dari aksi Lennart Karl di sisi kanan yang mengirimkan umpan tarik sempurna, diselesaikan Tom Bischof dengan sepakan mendatar ke tiang jauh. Pertandingan belum genap setengah jam, namun ritmenya sudah seperti laga basket. Karl nyaris menambah kontribusinya di menit ke-28, meski penyelesaiannya masih melambung. Penampilannya malam itu benar-benar memukau banyak mata. Sebelum jeda, Bayern terus menekan Köln. Luis Díaz sempat gagal memaksimalkan peluang emas, sementara tembakan Musiala membentur mistar gawang.
Baca juga: UD Trucks Gegerkan Balikpapan! Ada Apa?
Babak kedua berjalan sedikit lebih tenang, meskipun Bayern tetap menguasai jalannya pertandingan. Manuel Neuer ditarik keluar di menit ke-60 dan digantikan Jonas Urbig. Pergantian ini menjadi sorotan mengingat Neuer baru saja memperpanjang kontraknya. Setelah pertandingan, diketahui sang kiper mengalami sedikit masalah pada betisnya. Luis Díaz juga terus berupaya mencari gol, melakukan segala cara kecuali memasukkan bola ke gawang.
Gol keempat Bayern akhirnya tercipta pada menit ke-69. Leon Goretzka melakukan terobosan tajam dari tengah lapangan sebelum mengirim bola kepada Kane, yang langsung melepaskan tembakan keras tak terbendung, melengkapi hat-tricknya. Beberapa menit kemudian, Raphaël Guerreiro masuk lapangan untuk memainkan laga Bundesliga terakhirnya bersama Bayern. Momen emosional hadir ketika Goretzka ditarik keluar pada menit ke-83. Suporter memberikan tepuk tangan meriah, disambut reaksi hangat dari rekan-rekannya di lapangan. Lucunya, sang pengganti langsung mencetak gol. Nicolas Jackson menjebol gawang sesaat setelah masuk, memanfaatkan umpan Michael Olise dan sentuhan cerdik dari Luis Díaz. Bayern pun menutup malam dengan keunggulan telak 5-1. Di masa injury time, Olise sebenarnya memiliki kesempatan langka tambahan, namun penyelesaiannya justru melambung jauh.
Meski tak lagi berpengaruh pada klasemen, pertandingan ini terasa seperti hadiah kecil bagi para penggemar Bayern setelah musim yang kuat. Mereka tetap bermain menyerang, tetap haus gol, dan membuat stadion pulang dengan senyum lebar, merayakan akhir musim yang penuh gaya.





Tinggalkan komentar