Ekonesia – PT Wijaya Karya Persero Tbk WIKA terus menggenjot pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A sebagai wujud komitmen kuat dalam memperkuat konektivitas infrastruktur nasional. Proyek strategis ini kini telah mencapai progres konstruksi impresif sebesar 85,20 persen. Seluruh area yang lahannya sudah bebas ditargetkan rampung pada Kuartal I Tahun 2027.
Baca juga: Saham MORA Geger Transaksi Miliaran Rupiah
Kehadiran Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A sangat vital untuk memperlancar arus transportasi antara Jabodetabek dan Jawa Barat. Ruas tol ini akan berfungsi sebagai jalur alternatif utama, mengurangi beban kemacetan parah di Tol Jakarta-Cikampek eksisting. Dampaknya, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik akan semakin efisien, terutama saat jam sibuk atau musim liburan panjang.

Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, proyek ini juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal. Tercatat, sekitar 3.900 tenaga kerja terserap dalam proses konstruksi, menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda ekonomi di wilayah sekitar proyek.
Baca juga: Indonesia Emas 2045 Tergantung Petani Ini Buktinya
WIKA tak hanya fokus pada kecepatan, namun juga mengedepankan inovasi teknologi demi efektivitas konstruksi. Berbagai teknologi digital canggih diterapkan, seperti Building Information Modeling BIM untuk perencanaan visualisasi koordinasi dan pengendalian pekerjaan. Selain itu, pemanfaatan drone dengan metode fotogrametri dan LiDAR memastikan perolehan data kondisi lapangan yang cepat dan akurat. Integrasi teknologi ini krusial untuk memantau progres, meminimalkan potensi pekerjaan ulang, serta menjamin setiap tahapan konstruksi sesuai desain spesifikasi teknis dan standar mutu tinggi.
Sejalan dengan transformasi operasional perusahaan, proyek ini mengadopsi prinsip Lean Construction. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi melalui perencanaan terintegrasi, pengendalian proses yang efektif, serta optimalisasi sumber daya. Dengan demikian, pemborosan dapat diminimalkan, pekerjaan ulang berkurang, dan proyek selesai tepat mutu waktu serta biaya.
Tak hanya itu, WIKA juga menempatkan prinsip Environmental Social and Governance ESG sebagai prioritas utama di setiap fase pembangunan. Ini diwujudkan melalui penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 yang ketat, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta penciptaan nilai sosial lewat penyerapan tenaga kerja lokal dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Corporate Secretary WIKA Ngatemin menegaskan bahwa proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A merupakan bagian tak terpisahkan dari dedikasi Perseroan untuk menghadirkan infrastruktur yang membawa manfaat jangka panjang. "WIKA berkomitmen penuh menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional dengan mengutamakan kualitas konstruksi inovasi teknologi penerapan Lean Construction serta implementasi prinsip ESG dan standar keselamatan kerja yang tinggi," ujar Ngatemin dalam keterangan resminya.
Ngatemin optimistis penyelesaian ruas tol ini akan memberikan nilai tambah besar bagi konektivitas kawasan, memangkas waktu tempuh, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jabodetabek serta Jawa Barat. Dengan pengalaman dan kapabilitas mumpuni dalam membangun infrastruktur nasional, WIKA akan terus berkarya menghadirkan proyek-proyek berkualitas demi pemerataan pembangunan dan penguatan daya saing Indonesia.










Tinggalkan komentar