Ekonesia – Drama tak terduga mewarnai laga Argentina kontra Austria di matchday kedua Grup J Piala Dunia 2026. Lionel Messi, sang mega bintang, sempat gagal mengeksekusi penalti di awal pertandingan, namun kemudian bangkit dengan performa gemilang, mencetak dua gol krusial yang memastikan kemenangan Albiceleste 2-0. Hasil ini sekaligus menghentikan langkah Austria di turnamen akbar tersebut.
Baca juga: Nataru Terbang Hemat Garuda Siapkan Kejutan Harga
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Argentina langsung mendapatkan kesempatan emas pada menit keempat setelah Stefan Posch melakukan pelanggaran di area terlarang. Wasit sempat menunjuk titik putih, namun keputusan tersebut ditinjau ulang melalui VAR. Setelah konfirmasi, penalti tetap diberikan. Messi maju sebagai algojo, namun tembakannya pada menit kesembilan gagal menembus jala gawang lawan. Skor tetap kacamata.

Meski demikian, kegagalan tersebut tak sedikit pun menggoyahkan dominasi Tim Tango. Skuad asuhan Lionel Scaloni terus menekan, berusaha membongkar pertahanan Austria yang tampil sangat disiplin. Austria sendiri bukannya tanpa peluang. Pada menit ke-23, Paul Wanner mendapatkan ruang tembak menjanjikan, namun sayangnya gagal mengarahkan bola dengan tepat ke gawang. Kesempatan emas yang terbuang sia-sia itu akhirnya harus dibayar mahal.
Baca juga: IHSG Naik Lagi? 4 Saham Ini Patut Dicermati!
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-38. Setelah beberapa kali mengancam, termasuk satu upaya yang berhasil disapu bersih di garis gawang, Facundo Medina mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan dingin oleh Messi. Gol ke-17 Messi di ajang Piala Dunia ini membawa Argentina unggul 1-0 hingga turun minum, sekaligus menjadi suntikan moral penting bagi tim.
Memasuki babak kedua, Austria mencoba bangkit dan memberikan perlawanan sengit. Marcel Sabitzer sempat melepaskan tembakan jarak jauh yang memaksa Emiliano Martinez melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-55. Namun, lini belakang Argentina tampil kokoh. Kuartet bek seperti Cristian Romero, Lisandro Martinez, Facundo Medina, dan Nicolas Otamendi yang masuk sebagai pengganti, berhasil menjaga gawang mereka tetap aman dari gempuran lawan.
Di 25 menit terakhir, Austria meningkatkan intensitas serangan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, memasukkan nama-nama seperti Alexander Prass, Marko Arnautovic, hingga Carney Chukwuemeka. Penguasaan bola mereka sempat meningkat, namun solidnya pertahanan Argentina membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih. Sementara itu, Argentina juga beberapa kali nyaris menambah gol melalui Enzo Fernandez, Nico Gonzalez, dan Julian Alvarez.
Gol yang memastikan kemenangan akhirnya tiba di masa tambahan waktu. Pada menit 90+5, Messi kembali menunjukkan magisnya, mencatatkan nama di papan skor untuk kedua kalinya. Gol ke-18 Messi di Piala Dunia ini mengunci kemenangan Argentina 2-0 dan memastikan langkah mereka melaju dengan nyaman. Tak lama berselang, peluit panjang berbunyi, menandai berakhirnya perlawanan Austria.
Austria sejatinya tampil tidak buruk. Mereka menunjukkan semangat juang dan mampu membatasi pergerakan Argentina di beberapa fase pertandingan. Namun, kegagalan mereka memaksimalkan peluang saat skor masih imbang menjadi titik balik yang krusial. Argentina, di sisi lain, menunjukkan mental juara. Mereka memanfaatkan setiap kesempatan dan memiliki sosok penentu di waktu yang tepat. Bahkan penalti yang gagal di awal laga tak mampu mengurangi dampak besar Lionel Messi terhadap hasil akhir pertandingan.
Dapatkan berita terkini dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru dari dunia sepak bola hanya di ekonosia.com.


Tinggalkan komentar