Ekonesia – PSM Makassar harus menelan pil pahit usai dipermalukan Arema FC dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi. Kekalahan memilukan ini semakin mendekatkan Juku Eja ke zona merah degradasi, memicu kekhawatiran serius di kalangan suporter.
Baca juga: Dunia Gelap Penagih Utang: Kisah 2 ‘Raja’ RI!
Bermain di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu 9 Mei 2026, Singo Edan langsung tancap gas sejak peluit awal dibunyikan. Dominasi tuan rumah berbuah manis pada menit kedelapan, ketika Gabriel Silva dijatuhkan di kotak terlarang oleh Yuran Fernandes. Dalberto yang maju sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan, dengan tenang mengarahkan bola ke tengah gawang, mengecoh Hilman Syah yang sudah bergerak ke sisi kiri. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Arema.

PSM Makassar sempat mencoba membalas melalui tendangan Alex pada menit ke-14, namun bola masih melenceng dari sasaran. Arema kembali mengancam lewat sepakan Matheus di menit ke-22 yang berhasil dimentahkan Hilman Syah. Tak lama berselang, giliran Lucas Frigeri melakukan penyelamatan krusial atas tembakan Rizky Eka. Hingga jeda turun minum, keunggulan 1-0 untuk Singo Edan tetap bertahan.
Baca juga: Murillo Bek Idaman Chelsea Perang Transfer Panas
Memasuki babak kedua, harapan Juku Eja untuk menyamakan kedudukan justru pupus. Gawang mereka kembali bergetar pada menit ke-53 setelah Gabriel Silva berhasil menggandakan keunggulan Arema menjadi 2-0. PSM sempat mendapat peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan di menit ke-62 melalui Ananda Raehan, namun sayangnya bola hanya membentur tiang gawang.
Alih-alih bangkit, PSM justru kembali kebobolan. Vinicius memperlebar jarak pada menit ke-69 dengan melesakkan tendangan voli mematikan dari dalam kotak penalti, mengoyak jala gawang PSM di sudut kiri. Skor telak 3-0 untuk kemenangan Arema FC bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil buruk ini membuat posisi PSM Makassar kian terancam. Mereka kini terdampar di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan raihan 34 poin. Situasi ini sangat genting, mengingat tim-tim yang berada di zona degradasi masih berpotensi mengumpulkan hingga 36 poin, yang berarti Juku Eja harus berjuang keras di sisa laga untuk mengamankan posisi mereka di kasta tertinggi.


Tinggalkan komentar