Liga Italia Geger Como ke UCL Milan Juventus Gigit Jari

El-Shinta

25 Mei 2026

2
Min Read

Ekonesia – Pekan penutup Liga Italia 2025/2026 menyajikan drama tak terduga yang mengukir sejarah baru. Di tengah dominasi tim-tim raksasa, Como muncul sebagai kuda hitam paling mengejutkan, berhasil mengamankan tiket bergengsi Liga Champions Eropa musim depan. Sementara itu, dua kekuatan tradisional, AC Milan dan Juventus, harus menelan pil pahit setelah hanya mampu mengamankan tempat di kasta kedua kompetisi Eropa.

Kisah heroik Como menjadi sorotan utama. Klub yang musim sebelumnya tak banyak diperhitungkan ini tampil konsisten sepanjang musim dan mencapai puncaknya di laga terakhir. Kemenangan telak 4-1 atas Cremonese pada Minggu malam WIB memastikan mereka finis di posisi keempat klasemen dengan koleksi 71 poin. Pencapaian ini merupakan lompatan besar dan menjadi bukti nyata kerja keras serta strategi jitu yang mereka terapkan.

Liga Italia Geger Como ke UCL Milan Juventus Gigit Jari
Gambar Istimewa : gilabola.com

Di sisi lain, raksasa Serie A mengalami nasib yang kurang beruntung. AC Milan, yang berharap bisa merebut tiket Liga Champions, justru tergelincir di kandang sendiri. Kekalahan 1-2 dari Cagliari membuat Rossoneri harus puas berada di peringkat kelima dengan 70 poin, satu angka di bawah Como. Hasil ini memaksa mereka berkompetisi di Liga Europa musim depan.

Juventus pun tak luput dari kekecewaan. Hasil imbang 2-2 saat bertandang ke markas Torino menempatkan Bianconeri di posisi keenam klasemen akhir dengan 68 poin. Seperti Milan, Juventus juga harus rela bermain di Liga Europa, sebuah hasil yang tentu jauh dari ekspektasi para penggemar dan manajemen klub.

Sang juara bertahan, Inter Milan, menutup musim dengan hasil imbang 3-3 melawan Bologna dalam pertandingan yang penuh gol dan intensitas tinggi. Meskipun gagal meraih kemenangan di laga pamungkas, Nerazzurri tetap kokoh di puncak klasemen dengan 87 poin, unggul jauh dari pesaing terdekat mereka. Bologna sendiri tampil memukau di laga terakhir, memberikan perlawanan sengit kepada sang juara.

Napoli berhasil mengamankan posisi kedua dengan 76 poin setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Udinese. Sementara itu, AS Roma mengukuhkan diri di peringkat ketiga dengan 73 poin berkat kemenangan dua gol tanpa balas di kandang Hellas Verona.

Di zona degradasi, Cremonese, Hellas Verona, dan Pisa menjadi tiga tim yang harus turun kasta musim depan. Lecce berhasil menyelamatkan diri dari jurang degradasi setelah mengamankan kemenangan 1-0 atas Genoa.

Musim ini membuktikan bahwa sepak bola Italia selalu menyimpan kejutan. Kebangkitan Como menjadi inspirasi, menunjukkan bahwa konsistensi dan determinasi bisa mengalahkan kekuatan finansial dan sejarah. Sementara itu, kegagalan Milan dan Juventus menembus Liga Champions menjadi pengingat bahwa persaingan di Serie A semakin ketat dan tak terduga. Untuk informasi terkini seputar Liga Italia dan analisis mendalam, pembaca dapat mengakses Ekonesia.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post