Ekonesia – PT Indosat Tbk ISAT membuat gebrakan signifikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan RUPST yang baru saja digelar. Perusahaan telekomunikasi raksasa ini tidak hanya mengumumkan pembagian dividen tunai fantastis bagi para pemegang sahamnya, tetapi juga merombak jajaran kepemimpinan dengan mengangkat sejumlah direksi dan komisaris baru. Langkah ini dipandang sebagai strategi ganda untuk mengapresiasi investor sekaligus memperkuat tim inti demi menghadapi tantangan bisnis ke depan.
Baca juga: BBM Langka Meluas? Jatim Gercep Tambah Pasokan!
Keputusan krusial yang diambil dalam RUPST pada Selasa 5 Mei 2026 tersebut menyepakati alokasi dividen sebesar Rp3,58 triliun. Angka ini setara dengan Rp111 per lembar saham, yang akan diambil dari laba bersih perusahaan untuk tahun buku 2025 yang mencapai Rp5,51 triliun. Sisa laba bersih sebesar Rp1,93 triliun diputuskan untuk ditahan sebagai cadangan perusahaan. Para pemegang saham dapat menantikan pencairan dividen ini selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman risalah resmi rapat.

Selain kabar gembira dividen, Indosat juga menyegarkan struktur organisasinya. Tiga nama baru secara resmi ditunjuk sebagai anggota Direksi, efektif sejak penutupan rapat. Mereka adalah Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir. Tak hanya itu, posisi Komisaris Perseroan juga diisi oleh Seppalga Ahmad, yang juga efektif sejak penutupan rapat.
Baca juga: Asia Waspada Krisis Dolar Mengintai Ekonomi
Profil para pemimpin baru ini tidak main-main. Reski Damayanti membawa pengalaman lebih dari dua dekade di bidang hukum, regulasi, dan tata kelola perusahaan, khususnya di sektor telekomunikasi dan FMCG di Indonesia serta Asia Tenggara. Sementara itu, Apoorva Mehrotra memiliki rekam jejak global yang kuat, pernah menduduki berbagai posisi strategis di Airtel dan Vodafone, termasuk sebagai Regional CEO East Africa di Airtel Africa. Nama Honesti Basyir tentu tidak asing lagi di kancah BUMN, dengan pengalaman menjabat sebagai direktur utama PT Bio Farma dari 2019 hingga 2023, serta pernah menjadi direktur di PT Telkom Indonesia Persero Tbk TLKM.
Sebagai bagian dari restrukturisasi ini, RUPST juga memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Ahmad Zulfikar dari posisi Direktur dan Achmad Syah Reza dari posisi Komisaris Perseroan. Perubahan ini menandai babak baru bagi Indosat dalam upaya terus bertransformasi dan berinovasi di pasar telekomunikasi yang dinamis.



Tinggalkan komentar