Ekonesia – Di tengah keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan pasar modal domestik justru menunjukkan pergerakan dinamis pada perdagangan Kamis 23 Juli 2026. Indeks Harga Saham Gabungan IHSG berhasil melesat lebih dari satu persen menembus level psikologis 6.400. Kenaikan signifikan ini terjadi di tengah gejolak nilai tukar rupiah yang justru melemah terhadap dolar Amerika Serikat.
Baca juga: BYD Atto 8 Siap Gebrak Pasar Global Kapan
Pada pukul 10.02 WIB IHSG tercatat menguat 1.12% mencapai 6.405 poin. Namun di sisi lain nilai tukar rupiah terpantau merosot ke angka 17.895 per dolar AS. Dinamika ini menciptakan gambaran pasar yang kontras di mana saham domestik bergairah sementara mata uang lokal menghadapi tekanan.

Tak hanya pasar saham dan valuta asing sektor komoditas global juga ikut bergejolak. Harga minyak mentah emas dan perak kompak melonjak naik. Pemicu utama kenaikan ini disinyalir kuat akibat memanasnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang selalu menjadi barometer stabilitas pasokan energi dan logam mulia dunia.









Tinggalkan komentar