Drama Comeback Pakistan Gegerkan Piala ASEAN

El-Shinta

29 September 2026

2
Min Read

Ekonesia – Tim Nasional Pakistan berhasil menunjukkan semangat juang luar biasa di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Sempat tertinggal dua gol, mereka bangkit secara dramatis untuk menahan imbang Filipina 2-2 dalam laga Grup B Divisi I yang berlangsung di Bandung, Indonesia. Hasil ini bukan hanya menjadi poin perdana bagi Pakistan, tetapi juga menandai lahirnya dua gol pertama mereka dalam debut turnamen yang disahkan FIFA ini.

Sebelum pertandingan krusial ini, skuad asuhan Nolberto Solano harus menelan pil pahit kekalahan telak 0-4 dari Thailand, membuat mereka berada di posisi sulit. Namun, laga kontra Filipina menjadi panggung pembuktian.

Drama Comeback Pakistan Gegerkan Piala ASEAN
Gambar Istimewa :

Paruh pertama pertandingan didominasi oleh efektivitas serangan Filipina. Mereka berhasil membuka keunggulan pada menit ke-24 melalui Sandro Reyes. Gol tercipta setelah sundulan lawan sempat ditepis Mohibullah Afridi ke mistar gawang, namun Reyes dengan sigap menyambar bola muntah. Delapan menit berselang, petaka kembali menghampiri Pakistan. Mohammad Fazal melakukan handball di area terlarang, berbuah hadiah penalti bagi Filipina. Bjorn Kristensen tak menyia-nyiakan kesempatan, dengan tenang mengubah skor menjadi 2-0. Pakistan sempat memiliki peluang lewat Ali Akbar Khan, namun tembakannya berhasil diamankan oleh kiper Kevin Ray Mendoza. Penjaga gawang Pakistan, Yousuf Butt, juga tampil heroik dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk dalam situasi satu lawan satu melawan Andre Leipold, menjaga asa timnya tetap menyala.

Memasuki babak kedua, pelatih Solano melakukan perubahan strategis dengan memasukkan Ali Agha dan Hayyan Khattak menggantikan Alamgir Ghazi serta Umar Nawaz. Dampak pergantian ini langsung terasa. Hanya dua menit setelah jeda, tepatnya pada menit ke-47, Abdullah Iqbal mengirim umpan terukur kepada Ali Akbar di sisi kiri. Sang penyerang menunjukkan kelasnya, melewati bek Filipina sebelum melepaskan tembakan mematikan di antara kaki Mendoza, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Momentum kebangkitan Pakistan semakin kuat. Abdul Samad Arshad menjadi pahlawan penyama kedudukan. Setelah merebut bola di sisi kanan lapangan, ia menusuk masuk ke kotak penalti, menggeser bola ke kaki kiri, lalu melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dibendung, mengubah skor menjadi 2-2.

Hasil imbang 2-2 ini menjaga peluang Pakistan untuk melaju di Grup B tetap terbuka lebar. Mereka kini memiliki satu poin, sama dengan Filipina, dan akan menghadapi tantangan terakhir melawan Vietnam di pertandingan berikutnya. Pertandingan ini akan menjadi penentu nasib Pakistan di turnamen bergengsi tersebut.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post