Ekonesia – Gejolak tak terduga melanda pasar keuangan dan komoditas global hari ini Rabu 2 September 2026 Indeks Harga Saham Gabungan IHSG Indonesia terpantau melemah 026 persen hingga menyentuh level 6582 pada pukul 1003 WIB Kondisi ini diperparah dengan tertekannya nilai tukar rupiah yang anjlok hingga 17755 per dolar Amerika Serikat
Baca juga: Sampah Jadi Cuan! Inovasi PGE Ubah Limbah Jadi Berkah
Namun di tengah kelesuan pasar saham dan mata uang sektor komoditas justru menunjukkan performa yang kontras Harga batu bara melesat tajam menembus angka 140 dolar AS per ton Lonjakan fantastis ini dipicu oleh peningkatan masif permintaan energi di seluruh dunia yang terus melonjak

Tak hanya batu bara harga minyak mentah global juga ikut terkerek naik Situasi ini diyakini merupakan dampak langsung dari ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran Kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan minyak dunia akibat konflik tersebut menjadi pemicu utama kenaikan harga komoditas vital ini
Baca juga: Sprinto Gebrak Pasar 500 Unit Ludes di GJAW 2025
Dinamika pasar yang penuh tantangan ini diulas secara mendalam oleh Shafinaz Nachiar dalam program Profit CNBC Indonesia pada Rabu 2 September 2026 memberikan gambaran lengkap mengenai pergerakan ekonomi global yang penuh ketidakpastian










Tinggalkan komentar