Ekonesia – Kabar mengejutkan datang dari kubu AS Roma yang dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk melepas gelandang andalannya, Neil El Aynaoui, ke RB Leipzig. Transfer ini berpotensi mencapai angka fantastis 29 juta euro atau setara Rp553 miliar, sekaligus membuka jalan bagi kedatangan seorang veteran yang tak kalah mengejutkan: Marten de Roon.
Baca juga: Singo Edan Wajib Menang Atau Merana
Kepergian El Aynaoui sebenarnya sudah mulai tercium seiring rencana besar Roma untuk merombak lini tengah mereka. Namun, nama pengganti yang muncul justru membuat banyak pihak terperangah. Gelandang asal Maroko berusia 25 tahun itu, yang baru setahun bergabung dengan Roma, kini siap melanjutkan kariernya di Bundesliga.

Menurut laporan dari Sky Sport Italia, skema transfer El Aynaoui ke RB Leipzig akan dimulai dengan status pinjaman senilai 4 juta euro atau sekitar Rp76 miliar. Klub Jerman tersebut kemudian memiliki opsi untuk mempermanenkan sang pemain dengan biaya 25 juta euro, setara Rp477 miliar, di akhir musim. Bahkan, opsi ini bisa berubah menjadi kewajiban pembelian jika sejumlah syarat tertentu terpenuhi. Roma sendiri sebelumnya merekrut El Aynaoui dari RC Lens dengan mahar 23,5 juta euro plus bonus, namun ia belum mampu mengamankan tempat reguler di bawah arahan Gian Piero Gasperini.
Baca juga: Ekonomi RI Butuh Komite Stabilitas Sektor Riil
Alih-alih mencari pemain dengan profil serupa, Roma justru memilih pengalaman matang Marten de Roon sebagai suksesor El Aynaoui. Gelandang bertahan asal Belanda ini, yang kini berusia 35 tahun, akan meninggalkan Atalanta setelah kontraknya memasuki tahun terakhir. Kondisi ini memungkinkan De Roon pindah dengan biaya yang relatif nominal, bahkan disebut-sebut hanya terkait dengan bonus berbasis performa melalui "gentleman’s agreement" antar kedua klub.
Salah satu daya tarik utama transfer ini bagi De Roon adalah kesempatan untuk kembali merasakan atmosfer Liga Champions dan bereuni dengan pelatih yang sangat dikenalnya, Gian Piero Gasperini, di Roma. Keduanya memiliki sejarah panjang dan sukses bersama di Atalanta. De Roon merupakan salah satu pilar penting dalam skuad Atalanta racikan Gasperini selama sembilan tahun terakhir.
Ia pertama kali bergabung dengan Atalanta pada musim 2015-2016, sempat menjajal pengalaman singkat di Middlesbrough, sebelum akhirnya kembali ke Bergamo pada tahun 2017. Sejak saat itu, De Roon berkembang menjadi sosok sentral yang tak tergantikan di lini tengah La Dea. Dengan catatan 445 penampilan, 23 gol, dan 32 assist untuk Atalanta, De Roon kini siap memulai babak baru dalam kariernya bersama Giallorossi.





Tinggalkan komentar