Ekonesia – Kabar gembira menyelimuti para investor PT Bank Mandiri Persero Tbk BMRI. Raksasa perbankan Tanah Air ini telah menetapkan untuk menebar dividen tunai fantastis senilai total Rp 4447 triliun atau setara dengan Rp 47695 per lembar saham untuk tahun buku 2025. Keputusan monumental ini resmi disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan RUPST yang berlangsung pada Rabu 29 April 2026.
Baca juga: Prabowo Genjot Rumah Subsidi! Kuota FLPP Naik Drastis!
Perlu diketahui dari total nilai dividen tersebut sebagian telah dicairkan sebagai dividen interim pada 14 Januari 2026 sejumlah Rp 932 triliun atau Rp 100 per saham. Ini berarti sisa dividen tunai yang akan segera dinikmati pemegang saham Bank Mandiri adalah sebesar Rp 3514 triliun atau setara dengan Rp 37695 untuk setiap saham yang dimiliki. Sebuah angka yang tentu saja menggiurkan bagi para pemilik modal.

Agar tidak ketinggalan momen penting ini para investor wajib mencatat rentetan tanggal krusial terkait pencairan dividen. Batas akhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 8 Mei 2026 sementara untuk pasar tunai adalah 12 Mei 2026. Selanjutnya awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen atau ex dividen akan dimulai pada 11 Mei 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi serta 13 Mei 2026 untuk pasar tunai. Penetapan daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen atau recording date akan dilakukan pada 12 Mei 2026. Puncak yang paling dinanti pembayaran dividen tunai tahun buku 2025 dijadwalkan pada 25 Mei 2026. Siapkan diri Anda untuk panen cuan.
Baca juga: Liverpool Gaspol! 2 Transfer Kejutan Siap Menyusul?


Tinggalkan komentar