Ekonesia – Arsenal sukses mengamankan satu tempat di babak semifinal Liga Champions untuk dua musim beruntun, sebuah torehan bersejarah yang baru pertama kali dicatat klub. Kepastian ini didapat setelah bermain imbang tanpa gol 0-0 melawan Sporting CP dalam leg kedua perempat final yang digelar di Emirates Stadium. Meski tidak ada gol tercipta di laga ini, keunggulan agregat dari kemenangan tandang di leg pertama menjadi kunci utama keberhasilan mereka melaju.
Baca juga: Aguan Incar Rp16T Lebih dari Rights Issue PANI?
Pertandingan di markas The Gunners berlangsung dalam tempo yang cenderung hati-hati, dengan minimnya peluang emas yang benar-benar mengancam gawang. Kedua tim sama-sama sempat dibuat frustrasi oleh mistar gawang, sebuah indikasi betapa ketatnya pertahanan yang diterapkan. Sepakan voli Geny Catamo di penghujung babak pertama hampir saja mengejutkan tuan rumah, sementara sundulan Leandro Trossard di menit-menit akhir juga hanya membentur tiang.

Justru tim tamu, Sporting CP, yang tampil lebih agresif dan berbahaya di 45 menit pertama. Mereka berulang kali mencoba membongkar pertahanan Arsenal. Francisco Trincao sempat memiliki ruang tembak di kotak penalti namun bola melambung, disusul percobaan Viktor Gyokeres yang masih melebar. Dengan kepercayaan diri yang meningkat, wakil Portugal ini mengandalkan serangan balik cepat, memaksa Gabriel Martinelli bekerja keras membantu pertahanan. Puncak ancaman Sporting terjadi saat umpan silang Maximiliano Araujo disambar Catamo, namun bola hanya membentur tiang bawah dan memantul keluar, membuat para pendukung Arsenal menahan napas.
Baca juga: Gerrard Batal Balik Rangers! Ada Apa Gerangan?
Setelah terhindar dari kebobolan di babak pertama, Arsenal mencoba tampil lebih menekan di paruh kedua. Beberapa peluang sempat tercipta melalui Ebere Eze dan Martinelli, namun belum ada yang tepat sasaran. Noni Madueke juga sempat mengancam dengan aksi individunya. Namun, seiring berjalannya waktu, tempo pertandingan kembali melambat. Sporting tampak lebih berhati-hati, menyadari satu gol saja bisa mengakhiri impian mereka, sementara Arsenal fokus menjaga keunggulan agregat yang sudah mereka genggam. Pertahanan solid yang ditunjukkan di Lisbon dan London menjadi fondasi kokoh kelolosan mereka.
Dengan rekor impresif selalu lolos di 19 dari 20 kesempatan saat memenangkan leg pertama tandang di kompetisi Eropa, Arsenal memang memiliki sejarah di pihak mereka. Kini, mereka akan bersiap menghadapi tantangan berat berikutnya di semifinal melawan raksasa Spanyol, Atletico Madrid, dalam dua pekan mendatang.
Sebelum itu, jadwal padat menanti skuad Meriam London. Mereka akan melakoni laga krusial perebutan gelar Liga Inggris melawan Manchester City pada Minggu, dilanjutkan dengan menjamu Newcastle United pada Sabtu, 25 April. Puncak dari rangkaian jadwal ini adalah perjalanan ke Spanyol untuk leg pertama semifinal Liga Champions kontra Atletico Madrid pada Rabu, 29 April.




Tinggalkan komentar