Ekonesia – Persebaya Surabaya berhasil memetik kemenangan penting dalam laga tandang yang penuh ketegangan. Menghadapi Isenmulang Kalteng FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda Bandar Lampung, Jumat 9 Oktober 2026, tim berjuluk Bajul Ijo sukses mengamankan tiga poin setelah unggul tipis 1-0. Gol semata wayang yang menjadi penentu kemenangan Persebaya dicetak oleh Alex Martins melalui eksekusi penalti jelang turun minum, sebuah momen krusial yang lahir dari intervensi Video Assistant Referee (VAR).
Baca juga: OJK Bongkar Jaringan Gadai Ilegal Bahaya Mengintai
Pertandingan pekan keempat Super League 2026-2027 ini dipimpin oleh wasit Axel Febrian Sinaga dan menyajikan jual beli serangan sejak peluit awal dibunyikan. Persebaya langsung menunjukkan agresivitasnya. Baru empat menit laga berjalan, Miguel Pereira melepaskan tembakan berbahaya yang sayangnya masih mampu ditepis dengan gemilang oleh penjaga gawang Isenmulang, Adre Arido.
Tuan rumah tidak tinggal diam. Enam menit berselang, Modou Manneh mencoba peruntungannya. Setelah berhasil melewati hadangan beberapa pemain Persebaya, Modou melepaskan ancaman ke gawang Ernando Ari, namun kiper Bajul Ijo itu sigap mengamankan bola. Persebaya sempat bersorak pada menit ke-13 ketika Diogo Ramalho berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan. Gol ini bermula dari aksi individu Saddil Ramdani yang brilian sebelum memberikan umpan matang kepada Ramalho. Namun, kegembiraan itu sirna setelah tinjauan VAR menunjukkan Ramalho berada dalam posisi offside, membuat gol tersebut dianulir.
Baca juga: Liga Inggris Panas Siapa Bakal Keok
Meski golnya dibatalkan, semangat Persebaya tak mengendur. Toni Firmansyah mendapatkan peluang dari tendangan bebas pada menit ke-17. Empat menit kemudian, Alex Martins melepaskan sepakan keras yang sayangnya masih melambung tipis di sisi kanan gawang. Penyerang asal Brasil ini kembali memiliki kesempatan emas di menit ke-35 setelah menerima umpan terobosan dari Toni Firmansyah, namun ia terlalu lama menguasai bola sehingga peluang tersebut gagal dimaksimalkan.
Isenmulang juga berupaya keras menciptakan gol. Duet Adilson dan Vinicius Baiano mencoba mengancam pertahanan Persebaya pada menit ke-38, namun upaya mereka belum cukup untuk membahayakan gawang Ernando Ari.
Drama sesungguhnya terjadi menjelang jeda babak pertama. Wasit Axel Febrian Sinaga harus meninjau VAR setelah Miguel Pereira dijatuhkan secara keras oleh Fayrushi di dalam kotak terlarang. Setelah melalui pemeriksaan cermat, keputusan pun keluar: penalti untuk Persebaya. Alex Martins yang dipercaya sebagai algojo, dengan tenang melesakkan bola ke sisi kiri gawang, membuat Adre Arido tak berkutik. Gol ini membawa Persebaya unggul 1-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki paruh kedua, Isenmulang Kalteng FC langsung meningkatkan intensitas serangan mereka. Vinicius Baiano menjadi motor serangan utama. Pada menit ke-46, ia mencoba peruntungan dari sisi kiri, namun sepakannya masih melebar ke kanan gawang. Vinicius kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-63, kali ini dengan sepakan keras dari luar kotak penalti, namun bola kembali melenceng dari sasaran.
Kedua tim terus berjuang keras menciptakan peluang di sisa waktu pertandingan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Persebaya Surabaya berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 berkat penalti Alex Martins, membawa pulang tiga poin berharga dari lawatan mereka ke Bandar Lampung.
Susunan Pemain:
Isenmulang Kalteng FC: Adre Arido (GK), Leonardo Silva Lelis (C), M Fayrushi, Rafael Ribeiro Alves, Douglas Cruz, Gufroni Al Ma’ruf, Brayen Pondaag, Modou Manneh, Kenji Nishioka, Adilson Gancho da Silva, Vinicius Baiano.
Persebaya Surabaya: Ernando Ari (GK), Arief Catur Pamungkas, Yuran Fernandes, Jose Walber Mota, Jefferson Silva, Diogo Ramalho, Gledson Paixao, Toni Firmansyah (C), Miguel Pereira, Saddil Ramdani, Alex Martins.



Tinggalkan komentar