Purbaya Jamin IHSG Melejit Ini Saham Wajib Serok

Agus Riyadi

17 Maret 2026

2
Min Read

Ekonesia – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal kuat kepada para pelaku pasar modal Indonesia untuk tetap tenang dan cermat dalam mengambil keputusan investasi. Di tengah gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cenderung fluktuatif, Purbaya menekankan pentingnya memilih saham-saham dengan fundamental yang kokoh, bukan sekadar tergiur oleh spekulasi sesaat.

Pernyataan ini disampaikan Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin, 16 Maret 2026. Ia mendorong investor untuk memanfaatkan momentum koreksi sebagai peluang untuk "menyerok" saham-saham berkualitas, mengingat fondasi ekonomi Indonesia yang dinilai sangat kuat.

Purbaya Jamin IHSG Melejit Ini Saham Wajib Serok
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Seperti diketahui, IHSG memang menunjukkan tren penurunan sejak awal tahun 2026. Pada penutupan perdagangan hari itu, indeks kembali melemah 114,92 poin atau setara 1,61%, bertengger di level 7.022,29. Namun, kondisi ini tidak sedikit pun menggoyahkan keyakinan Purbaya terhadap prospek pasar saham Tanah Air.

Dengan penuh optimisme, Purbaya meyakini bahwa pasar saham Indonesia akan segera bangkit dan kembali menguat. Ia bahkan secara tegas memprediksi IHSG memiliki potensi besar untuk menembus level psikologis 10.000. "Menuju bulan, 10 ribu masih sangat mungkin tercapai, karena ekonomi kita memang dalam kondisi yang baik," ujarnya.

Keyakinan Purbaya didasari oleh performa fundamental ekonomi nasional yang dinilainya sangat solid. Ia bahkan berani mengklaim bahwa kinerja perekonomian Indonesia saat ini jauh lebih unggul dibandingkan dengan banyak negara tetangga. "Ekonomi kita berbeda, kita sudah menjadi nomor satu di G20, masa masih belum percaya?" tantangnya kepada awak media.

Lebih lanjut, dengan defisit fiskal yang tetap terjaga dan terkendali, Purbaya melihat Indonesia memiliki ruang gerak yang luas untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. "Dengan modal yang sama dan defisit yang terkontrol, kita bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat. Itu adalah pencapaian yang luar biasa," pungkasnya.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post