Ekonesia – Kabar gembira menyelimuti skuad tim nasional Brasil menjelang pertarungan sengit di babak 32 besar Piala Dunia melawan Jepang. Pelatih kepala, Carlo Ancelotti, mengonfirmasi bahwa kondisi bintang andalan mereka, Neymar, telah menunjukkan peningkatan drastis dan kini siap untuk tampil dengan durasi bermain yang lebih panjang. Pernyataan ini disampaikan Ancelotti dalam konferensi pers yang digelar Minggu waktu setempat, atau Senin dini hari WIB.
Baca juga: Elpiji Langka? Pertamina Gercep Benahi Distribusi!
Ancelotti mengungkapkan bahwa pemulihan Neymar sepanjang pekan terakhir berjalan sangat positif. Sang penyerang yang kini berusia 34 tahun itu sebelumnya sempat dibatasi menit bermainnya akibat proses penyembuhan cedera. Neymar absen di dua laga pembuka Brasil di turnamen akbar ini, dan baru diturunkan dari bangku cadangan menjelang peluit akhir saat Brasil menaklukkan Skotlandia 3-0.

"Dalam satu pekan terakhir, kemajuannya sungguh signifikan. Sebelumnya, dia hanya mampu bermain sekitar 15 menit, namun sekarang kebugarannya sudah cukup baik untuk tampil lebih lama di lapangan," jelas Ancelotti. Kehadiran Neymar yang semakin bugar tentu menjadi suntikan kekuatan vital bagi Selecao yang kini memasuki fase gugur, di mana setiap pertandingan akan menjadi penentu nasib mereka.
Baca juga: Guehi Jadi Rebutan Raksasa Eropa! Bayern Ikut Campur?
Meski timnya tampil meyakinkan dengan menyabet status juara Grup C, Ancelotti tetap menaruh kewaspadaan tinggi terhadap Jepang. Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa Jepang merupakan kekuatan yang patut diperhitungkan di kancah global, sehingga Brasil harus menghadapi laga ini dengan fokus penuh dan persiapan maksimal. "Kami sangat menghormati mereka dan akan mempersiapkan pertandingan ini layaknya sebuah final, karena bagi kami, ini memang sebuah final," ujarnya.
Ancelotti juga mengingatkan anak asuhnya untuk bersiap menghadapi segala skenario yang mungkin terjadi dalam sistem gugur, termasuk perpanjangan waktu hingga adu penalti. "Kami membutuhkan ketangguhan mental dan nyali besar. Tim ini harus siap menghadapi apa pun yang bisa terjadi, seperti babak tambahan atau adu penalti. Skuad kami siap, termotivasi, dan percaya diri. Namun, setiap pertandingan di kompetisi ini selalu sulit," tegasnya.
Brasil sendiri melaju ke babak 32 besar dengan bekal yang sangat meyakinkan, setelah sukses menjadi pemuncak klasemen Grup C. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang rekor impresif mereka yang selalu mempertahankan dominasi sebagai juara grup selama dua belas edisi Piala Dunia berturut-turut sejak tahun 1982. Keputusan Ancelotti untuk tidak terburu-buru memainkan Neymar secara penuh memang patut diapresiasi, demi memastikan sang bintang benar-benar bugar dan mampu memberikan kontribusi maksimal di momen-momen krusial.


Tinggalkan komentar