Ekonesia – Pasar keuangan Indonesia bersiap menghadapi gelombang tantangan baru di awal Juni. Analis FX CNBC Indonesia Research, Elvan Chandra, menyoroti sejumlah faktor krusial yang diprediksi akan membentuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah. Investor diminta waspada terhadap dinamika global dan domestik yang bisa memicu volatilitas.
Baca juga: Casado Kunci Utama Barcelona Amankan Cancelo
Menurut Elvan, bayang-bayang indeks MSCI masih menjadi perhatian utama para pelaku pasar. Potensi tekanan dari indeks global ini diperkirakan akan memengaruhi performa dan arah laju IHSG dalam beberapa waktu ke depan. Sentimen ini menjadi salah satu pemicu utama kekhawatiran di bursa saham domestik.

Di sisi lain, kekuatan Rupiah juga berada di bawah pengawasan ketat. Berbagai pemicu eksternal dan internal siap menguji stabilitas mata uang Garuda. Eskalasi konflik di Timur Tengah, kebijakan kenaikan suku bunga oleh bank sentral global, serta arah kebijakan fiskal pemerintah dan implementasi aturan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) akan menjadi penentu krusial bagi nilai tukar Rupiah. Analisis mendalam mengenai pergerakan IHSG dan Rupiah ini sebelumnya telah dibahas dalam dialog eksklusif bersama Andi Shalini di program Squawk Box CNBC Indonesia.
Baca juga: Waskita Lepas Aset Tol Kejutan Akhir Tahun?



Tinggalkan komentar