Milan Curi Poin Penuh Drama Sengit

El-Shinta

19 April 2026

3
Min Read

Ekonesia – AC Milan berhasil membawa pulang tiga angka krusial dari lawatannya ke markas Verona, Minggu dini hari. Gol tunggal Adrien Rabiot pada menit ke-41 menjadi pembeda dalam duel yang berlangsung sengit hingga peluit akhir berbunyi, mengamankan kemenangan tipis 1-0 bagi Rossoneri.

Kemenangan ini terasa sangat berharga bagi Milan, terutama setelah rentetan hasil kurang memuaskan di laga-laga sebelumnya. Meski performa secara keseluruhan belum mencapai puncaknya, hasil akhir menjadi prioritas utama. Tambahan tiga poin ini sontak mendongkrak posisi mereka di papan klasemen. Milan kini menyamai perolehan poin Napoli dengan 66 angka di peringkat kedua, sekaligus memperlebar jarak delapan poin dari Como yang menempati posisi kelima dengan 55 poin.

Milan Curi Poin Penuh Drama Sengit
Gambar Istimewa : gilabola.com

Pelatih Milan melakukan penyesuaian strategi dengan kembali ke formasi 3-5-2 setelah dua kekalahan beruntun. Rafael Leao tetap menjadi andalan di lini serang, sementara Matteo Gabbia kembali mengisi lini belakang usai absen dua bulan akibat operasi hernia olahraga. Di kubu tuan rumah, Verona harus berjuang dengan keterbatasan skuad akibat badai cedera yang menimpa beberapa pemain kuncinya.

Babak pertama dibuka dengan peluang awal dari Leao yang mencoba menyambut umpan lambung Christian Pulisic, namun kiper lawan sigap mengamankan bola. Nasib kurang beruntung menimpa Verona ketika salah satu bek mereka harus ditarik keluar lebih awal karena cedera pergelangan kaki.

Adrien Rabiot tampil sebagai motor serangan Milan di paruh pertama. Beberapa kali ia mengancam gawang lawan, termasuk tembakan dari sudut sempit yang berhasil dimentahkan kiper. Momen krusial akhirnya tiba pada menit ke-41. Rabiot berhasil merebut bola di lini tengah, kemudian melakukan kombinasi apik dengan Leao sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung penjaga gawang Verona. Menjelang turun minum, tuan rumah nyaris menyamakan kedudukan melalui serangan cepat, namun aksi heroik Mike Maignan di bawah mistar gawang Milan berhasil menggagalkan peluang emas tersebut.

Insiden tidak menyenangkan sempat terjadi sebelum babak kedua dimulai, di mana kiper Maignan menjadi sasaran pelecehan rasial, memicu aktivasi protokol pertandingan. Memasuki paruh kedua, Verona tampil lebih agresif dan meningkatkan intensitas serangan. Mereka menciptakan beberapa peluang berbahaya, termasuk tembakan jarak jauh yang hampir berbuah gol.

Milan merespons dengan melakukan pergantian pemain setelah Youssouf Fofana mengalami masalah pada paha, dan Leao juga ditarik keluar. Tekanan dari Verona terus berlanjut, namun barisan pertahanan Milan tampil kokoh. Maignan kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan timnya.

Milan sempat mencetak gol kedua melalui sundulan Gabbia, namun gol tersebut dianulir karena offside dalam proses sebelumnya. Gabbia kemudian kembali menjadi sorotan dengan melakukan blok krusial di lini belakang, mencegah bola masuk ke gawang dari jarak dekat. Hingga peluit panjang dibunyikan, Verona terus menggempur, namun peluang demi peluang gagal mereka konversi menjadi gol. Di sisi lain, Milan juga nyaris menambah keunggulan, namun bola berhasil dihalau tepat di garis gawang. Skor 1-0 untuk keunggulan Milan bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan Pemain:
Hellas Verona (3-4-2-1): Montipò; Edmundsson, Nelsson, Valentini; Oyegoke (21’ Lirola), Akpa Akpro (64’ Al Musrati), Gagliardini (83’ Lovrić), Bradarić (46’ Vermešan); Belghali, Bernede (83’ Isaac); Orban.
AC Milan (3-5-2): Maignan; Tomori, Gabbia, Pavlović; Athekame (63’ Saelemaekers), Fofana (63’ Ricci), Modrić, Rabiot, Bartesaghi; Leão (63’ Gimenez), Pulisic (80’ Nkunku).

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post