Inter Milan Pesta Gol Scudetto Kian Nyata

El-Shinta

18 April 2026

3
Min Read

Ekonesia – Inter Milan kembali menunjukkan dominasinya di kancah Serie A usai melibas Cagliari tiga gol tanpa balas. Kemenangan meyakinkan ini semakin memantapkan langkah Nerazzurri menuju tangga juara Liga Italia musim ini, menyisakan sedikit keraguan bagi para pesaingnya. Hasil impresif ini diraih berkat kontribusi gol dari Marcus Thuram, Nicolò Barella, dan Piotr Zielinski, yang memastikan poin penuh di kandang.

Skuad asuhan Simone Inzaghi datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri melambung tinggi, menyusul kemenangan dramatis 4-3 atas Como yang membuat mereka kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin. Meskipun demikian, fokus mereka juga terbagi untuk leg kedua semifinal Coppa Italia yang akan segera bergulir. Rotasi pemain pun tak terhindarkan mengingat beberapa pilar utama seperti Lautaro Martinez, Alessandro Bastoni, dan Yann Bisseck harus absen karena cedera, ditambah Petar Sucic yang menjalani skorsing.

Inter Milan Pesta Gol Scudetto Kian Nyata
Gambar Istimewa : gilabola.com

Di sisi lain lapangan, tim tamu Cagliari bertekad melanjutkan momentum positif setelah berhasil mengakhiri rentetan lima kekalahan beruntun dan menjauh dari zona degradasi. Namun, perjuangan mereka dihadapkan pada absennya sejumlah pemain kunci seperti Luca Mazzitelli, Leonardo Pavoletti, Riyad Idrissi, dan Mattia Felici. Pertandingan ini juga menyajikan kisah menarik, yakni duel antara dua bersaudara Esposito, Francesco Pio dan Sebastiano, yang saling berhadapan di lapangan hijau.

Paruh pertama pertandingan berlangsung sengit dengan kedua tim saling jual beli serangan, namun tanpa ada gol tercipta. Cagliari sempat memberikan tekanan awal, memaksa kiper Josep Martinez melakukan penyelamatan krusial dari tembakan Sebastiano Esposito yang berubah arah. Marco Palestra juga mencoba peruntungannya, namun sepakannya melambung di atas mistar gawang. Inter juga memiliki beberapa peluang, termasuk kerja sama apik antara Francesco Pio Esposito dan Thuram yang belum membuahkan hasil, serta upaya Federico Dimarco dan Carlos Augusto yang masih belum menemui sasaran.

Kebuntuan akhirnya pecah setelah jeda turun minum. Pada babak kedua, Inter langsung tancap gas. Federico Dimarco menjadi kreator gol pertama dengan umpan mendatar cermat dari sisi kiri yang berhasil disambar Marcus Thuram di tiang jauh, mengubah skor menjadi 1-0. Tak butuh waktu lama, gol kedua pun lahir. Bola muntah hasil tembakan Thuram yang sempat diblok lawan langsung disambar Nicolò Barella dari dalam kotak penalti. Barella memilih untuk tidak merayakan golnya sebagai bentuk penghormatan kepada klub masa kecilnya.

Cagliari sempat mencoba bangkit dan memberikan ancaman serius. Manuel Akanji harus melakukan intersep penting untuk menggagalkan peluang emas yang nyaris dimanfaatkan Mendy, setelah jebakan offside Inter gagal berjalan sempurna. Menjelang akhir laga, Denzel Dumfries sempat menyambut umpan Ange-Yoan Bonny dengan sundulan, namun bola masih belum tepat sasaran. Pesta gol Inter ditutup di masa tambahan waktu. Dumfries kembali berperan, mengontrol bola di tepi kotak penalti sebelum memberikan umpan matang kepada Piotr Zielinski. Dengan tenang, Zielinski melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper lawan, mengunci kemenangan 3-0.

Kemenangan telak ini semakin mengukuhkan posisi Inter Milan di puncak klasemen dan membuka lebar-lebar pintu menuju gelar juara Serie A musim ini. Langkah mereka kini terasa semakin ringan, dengan trofi yang sudah di depan mata.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post