Inter Milan Siap Pesta Gol di San Siro

El-Shinta

21 Agustus 2026

4
Min Read

Ekonesia – Gema ambisi juara kembali membahana di San Siro. Inter Milan, sang pemegang mahkota Serie A, bersiap mengukir awal sempurna dalam misi mempertahankan takhta. Laga perdana musim ini akan menjadi panggung bagi Nerazzurri untuk mengirim pesan tegas kepada para pesaing, saat mereka menjamu tim promosi, Monza.

Di bawah arahan Cristian Chivu, Inter datang dengan modal berharga. Pra-musim tanpa noda kekalahan menjadi bukti kesiapan mereka. Ditambah lagi, aktivitas bursa transfer yang cerdas telah memperkuat armada, menjadikan skuad Inter kini semakin solid dan menakutkan. Musim lalu, dominasi mereka tak terbantahkan, mengakhiri kompetisi dengan selisih 11 poin dari Napoli. Rekor kandang mereka pun fantastis, memenangkan 14 dari 19 pertandingan Serie A di San Siro. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan peringatan dini bagi setiap lawan.

Inter Milan Siap Pesta Gol di San Siro
Gambar Istimewa : gilabola.com

Sorotan utama tentu akan tertuju pada sang kapten, Lautaro Martinez. Meskipun baru kembali setelah membela Argentina di Piala Dunia, ketajaman penyerang berjuluk ‘El Toro’ ini diharapkan langsung membara. Musim lalu, 17 golnya di Serie A menjadi tulang punggung keberhasilan Inter. Chivu sangat membutuhkan sentuhan magisnya sejak menit pertama. Di lini serang, Francesco Pio Esposito berpeluang mendampingi Martinez. Sementara itu, jantung pertahanan diperkirakan tetap mengandalkan trio Alessandro Bastoni, Yann Bisseck, dan Manuel Akanji.

Lini tengah akan dikomandoi Hakan Calhanoglu sebagai jangkar, ditemani Nicolo Barella dan Piotr Zieliński yang siap mengatur ritme. Andy Diouf dan Federico Dimarco akan menyisir sisi sayap, menambah daya gedor. Inter juga tidak tinggal diam di bursa transfer. Kedatangan John Stones secara cuma-cuma dan Djed Spence dari Tottenham Hotspur menambah kedalaman skuad. Meski masih menanti finalisasi transfer Curtis Jones dari Liverpool, sang gelandang Inggris itu diperkirakan belum bisa tampil di laga pembuka. Henrikh Mkhitaryan juga harus absen karena sanksi larangan bertanding. Namun, dengan segudang opsi yang dimiliki, Chivu tetap bisa meracik tim yang sangat kuat. Para pemain baru asal Inggris kemungkinan besar akan memulai dari bangku cadangan, siap memberikan dampak jika dibutuhkan.

Berbanding terbalik dengan Inter, Monza justru datang ke San Siro dengan kondisi yang kurang ideal. Kabar buruk menimpa mereka setelah kapten tim, Matteo Pessina, harus menepi dalam jangka panjang akibat cedera lutut serius. Belum lagi, Dany Mota dan Demba Thiam juga tidak bisa bermain karena hukuman larangan bertanding. Situasi ini tentu menjadi ujian berat bagi pelatih baru Ivan Juric, yang langsung dihadapkan pada tantangan masif di laga debutnya.

Ebenezer Akinsanmiro, pemain pinjaman dari Inter, diproyeksikan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Pessina di lini tengah, bersama Leonardo Colombo. Untuk sektor bek sayap, Samuele Birindelli dan Ricardo Mangas akan menjadi pilihan utama. Juric kemungkinan besar tetap mempertahankan formasi tiga bek andalannya, dengan Andrea Carboni, Filippo Delli Carri, dan Eddy Kouadio sebagai palang pintu. Di lini depan, harapan Monza akan tertumpu pada Patrick Cutrone. Mantan penyerang AC Milan ini, yang musim lalu mencetak sembilan gol, akan memimpin serangan dibantu oleh Andrea Colpani dan Omari Forson. Monza memang punya kenangan manis pernah menaklukkan Inter di San Siro pada April 2023. Namun, itu hanyalah satu-satunya kemenangan mereka dalam enam kunjungan ke markas Nerazzurri. Kini, konteksnya sangat berbeda: Inter adalah juara bertahan yang lapar, sementara Monza harus berjuang keras demi menghindari ancaman degradasi.

Melihat persiapan dan kekuatan kedua tim, Inter Milan jelas jauh lebih siap menghadapi duel ini. Pra-musim tanpa cela, ditambah kedalaman skuad yang mumpuni, memungkinkan Chivu untuk menerapkan sepak bola agresif sejak awal. Monza, di sisi lain, kemungkinan besar akan bermain lebih defensif, mencoba mencari celah dari serangan balik. Namun, absennya Pessina akan sangat memengaruhi keseimbangan tim Juric, membuat tugas mereka semakin sulit. Bagi Inter, laga ini bukan sekadar pertandingan pembuka, melainkan langkah awal yang krusial dalam mempertahankan gelar Scudetto. Kemenangan meyakinkan adalah harga mati.

Prediksi skor: Inter Milan 3-0 Monza. Inter diprediksi mampu mencetak setidaknya tiga gol dan menjaga gawang mereka tetap perawan dari kebobolan.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post