Gakpo Jadi Striker Utama Liverpool Mungkinkah

El-Shinta

22 Agustus 2026

3
Min Read

Ekonesia – Musim baru Liga Primer Inggris segera bergulir dengan tensi tinggi dan laga pembuka antara Liverpool kontra Newcastle United dipastikan menyedot perhatian. Di tengah sorotan tajam nama Alexander Isak menjadi perbincangan hangat. Penyerang andalan Liverpool ini diperkirakan akan menghadapi sambutan kurang bersahabat dari para pendukung tuan rumah mantan klubnya di pertandingan krusial tersebut. Namun bukan hanya tekanan yang mengiringi Isak melainkan juga ekspektasi besar akan kemampuannya mencetak gol.

Peluang Isak untuk bersaing dalam perebutan gelar Sepatu Emas musim ini sangat diperhitungkan banyak pihak. Meski demikian laga perdana melawan The Magpies akan menjadi ujian sesungguhnya bagi striker berusia 26 tahun itu. Di sisi lain Liverpool yang kini ditukangi Andoni Iraola pengganti Arne Slot memasuki kompetisi dengan optimisme tinggi. Iraola sendiri telah menyiapkan berbagai strategi termasuk kemungkinan skenario tanpa kehadiran Isak di lini depan.

Gakpo Jadi Striker Utama Liverpool Mungkinkah
Gambar Istimewa : gilabola.com

Perkiraan BBC Sport menyebutkan bahwa Isak akan menerima "teror" dari suporter Newcastle. Namun hal itu diyakini tidak akan menyurutkan performa impresif sang penyerang. Namanya pun kian mencuat dalam bursa kandidat peraih Sepatu Emas. Berdasarkan data dari Betway Isak mengumpulkan sembilan persen dari total taruhan untuk penghargaan bergengsi tersebut. Angka ini memang masih di bawah Erling Haaland yang mendominasi dengan 29 persen serta Igor Thiago dari Brentford dengan 12 persen. Para bandar taruhan juga menempatkan ketiganya sebagai favorit teratas dengan Haaland di posisi teratas (-152) diikuti Isak (+900) dan Thiago (+1200).

Performa cemerlang Isak di musim sebelumnya 2024/25 menjadi alasan kuat namanya masuk daftar persaingan. Kala itu ia berhasil mencetak 23 gol unggul satu gol dari Haaland yang mengoleksi 22 gol. Sayangnya gelar pencetak gol terbanyak musim itu akhirnya jatuh ke tangan mantan bintang Liverpool Mohamed Salah yang sukses membukukan 29 gol dan kini memperkuat Trabzonspor.

Menariknya pelatih Iraola tidak hanya fokus pada kekuatan utama lini serang Liverpool yang bertumpu pada Isak. Ia juga telah mempertimbangkan opsi lain yakni memainkan Cody Gakpo sebagai penyerang tengah dalam situasi tertentu. Absennya Hugo Ekitike yang masih dalam pemulihan cedera Achilles membuat Iraola harus putar otak. Dalam beberapa laga pramusim Will Wright dan Federico Chiesa sempat mengisi posisi ujung tombak tim.

Iraola mengungkapkan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Gakpo mengenai potensi peran barunya sebagai nomor sembilan. "Saya pikir Cody bisa bermain sebagai nomor sembilan" ujar Iraola dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan kontra Newcastle. Menurutnya Gakpo memang memahami perannya sebagai penyerang sayap kiri namun ia juga memiliki pengalaman bermain lebih sentral dan bisa menjadi solusi efektif bagi tim di momen-momen krusial.

"Kami belum mencobanya di pramusim karena kami mungkin tidak memiliki cukup winger" tambah Iraola menjelaskan alasan belum dicobanya Gakpo di posisi tersebut. Ia juga menegaskan pentingnya fleksibilitas posisi pemain demi kemajuan tim. "Di beberapa posisi kami harus terbuka terhadap situasi yang bisa meningkatkan tim kami" tegasnya. Bagi Liverpool adaptasi semacam ini akan sangat vital sepanjang musim kompetisi. Iraola jelas tidak ingin hanya bergantung pada satu skenario tunggal melainkan siap dengan berbagai kejutan taktis.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post