Ekonesia – Bursa transfer musim panas kian memanas, dan Everton tak mau ketinggalan. Klub berjuluk The Toffees ini bergerak cepat di detik-detik akhir, bukan hanya mencari bek kanan, namun kini fokus utama mereka adalah memboyong dua nama besar: Folarin Balogun untuk lini serang, dan kembalinya Jack Grealish yang siap menghidupkan kembali kreativitas di Goodison Park. Duet ini digadang-gadang bakal menjadi senjata rahasia Everton untuk mengarungi musim depan.
Baca juga: Emas Ludes! Warga Berebut Beli di Pegadaian Makassar
Kedatangan Balogun, penyerang berusia 25 tahun, diproyeksikan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Beto sekaligus menjadi pesaing serius bagi Thierno Barry di posisi ujung tombak. Balogun bukanlah nama baru di kancah sepak bola Eropa. Setelah sempat kesulitan menembus skuad utama Arsenal, ia menemukan kembali ketajamannya di Ligue 1 bersama Reims dan Monaco. Statistiknya pun berbicara banyak: 45 gol dan 14 assist dari 109 penampilan di liga Prancis, menunjukkan kemampuannya sebagai predator di kotak penalti.

Musim 2025/26 menjadi catatan buruk bagi Everton, yang lagi-lagi harus puas finis di posisi ke-13 Premier League. Kehadiran Balogun diharapkan membawa angin segar dan solusi bagi tumpulnya lini serang mereka. Meski Thierno Barry telah menunjukkan potensi dengan empat gol dan satu assist di awal musim, Balogun dengan 19 golnya di semua kompetisi musim lalu, termasuk sembilan gol dalam 10 pertandingan terakhir Ligue 1, menawarkan opsi penyerang tengah yang lebih matang dan teruji. Everton melihatnya sebagai investasi jangka panjang yang juga bisa memberikan dampak instan. Kabarnya, nilai Balogun mencapai angka 40 juta Poundsterling, seiring dengan hampir rampungnya transfer Kenny Tete dari Fulham senilai 9 juta Poundsterling.
Baca juga: Badai Cedera Hantam United Mampukah Menang Lagi
Sementara itu, saga transfer Jack Grealish kembali berlabuh di Merseyside. Setelah sempat dikaitkan dengan Iliman Ndiaye yang menuju Manchester City, justru klub sekota City itu dikabarkan membantu Everton dalam memulangkan Grealish. Menurut laporan Fabrizio Romano, kesepakatan pinjaman telah tercapai, dan Grealish dijadwalkan menjalani tes medis pada Selasa pagi. Ini bukan kali pertama Grealish membela Everton; ia pernah mengungkapkan kegembiraannya saat dipinjamkan musim lalu. Meskipun Aston Villa juga dikabarkan berminat, Grealish tampaknya lebih memilih kembali ke Goodison Park.
Grealish dikenal sebagai kreator peluang ulung yang sangat dibutuhkan Everton. Analis sepak bola Umir Ifran bahkan menjulukinya sebagai pemain yang "magis" dalam menyerang. Musim 2025/26, Grealish tampil 20 kali di Premier League, 18 di antaranya sebagai starter, dengan torehan dua gol dan enam assist. Statistik per 90 menitnya menunjukkan dominasi dalam menciptakan peluang: 2,0 umpan kunci, 1,2 dribel sukses, dan lima peluang besar yang diciptakan.
Namun, masalah Everton musim lalu bukan hanya soal menciptakan peluang, melainkan juga finishing yang buruk. Beto dan Barry kerap disebut sebagai biang keladi minimnya konversi peluang menjadi gol. Di sinilah potensi duet Grealish-Balogun menjadi sangat menjanjikan. Grealish dengan visinya yang tajam dan kemampuan olah bola mumpuni siap menyuplai umpan-umpan matang, sementara Balogun hadir sebagai eksekutor ulung yang haus gol. Kombinasi keduanya bisa menjadi jawaban atas permasalahan Everton di depan gawang, mengubah sistem permainan David Moyes menjadi lebih dinamis dan mematikan.




Tinggalkan komentar