Ekonesia – Dunia perbankan nasional kembali diwarnai kabar mengejutkan. Presiden Direktur PT Bank JTrust Indonesia Tbk BCIC Ritsuo Fukadai secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari pucuk pimpinan bank yang mayoritas sahamnya dimiliki investor asal Jepang tersebut. Keputusan ini mengakhiri masa baktinya selama tujuh tahun sejak ia pertama kali menjabat pada tahun 2019.
Baca juga: Panin Stagnan SMBC Merugi Bank Tengah Goyah
Surat pengunduran diri Ritsuo Fukadai telah disampaikan kepada para pemegang saham dan dewan komisaris BCIC pada tanggal 30 Oktober 2026. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, efektifnya pengunduran diri ini masih menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan OJK serta Rapat Umum Pemegang Saham RUPS. Langkah ini menandai berakhirnya sebuah era kepemimpinan yang cukup panjang di salah satu bank swasta nasional.

Dalam surat perpisahannya Ritsuo Fukadai mengenang perjalanan kariernya sebagai CEO Bank JTrust sebagai sebuah kehormatan dan pengalaman yang sangat berharga. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan untuk berkolaborasi dengan seluruh jajaran tim dalam mendorong strategi pertumbuhan bank serta menghadapi berbagai dinamika dan tantangan pasar yang ada. "Bagi saya perjalanan ini merupakan pengalaman yang luar biasa dan telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan profesional maupun pribadi saya" ujarnya dalam kutipan surat tersebut.
Baca juga: Harga Selangit! Mbappe Jadi Kunci Transfer Rp 1,2 T?
Ritsuo juga tidak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemegang saham dan dewan komisaris atas kepercayaan serta dukungan strategis yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya. Ia berharap Bank JTrust dapat terus mencatat pertumbuhan kemakmuran dan keunggulan di industri perbankan Indonesia di masa mendatang.
Selama masa kepemimpinan Ritsuo Bank JTrust mencatat berbagai perkembangan. Hingga akhir September 2026 bank ini membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp5755 miliar meskipun angka ini sedikit menurun 97 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu total penyaluran kredit Bank JTrust mencapai Rp3139 triliun dengan total aset yang tercatat sebesar Rp4212 triliun pada kuartal III 2026. Angka-angka ini menunjukkan skala operasional bank yang signifikan di tengah persaingan ketat sektor keuangan.











Tinggalkan komentar