Barcelona Menggila di Eropa Misi Juara Dimulai

El-Shinta

9 September 2026

4
Min Read

Ekonesia – Blaugrana siap menggebrak panggung Liga Champions edisi terbaru dengan bekal performa yang sangat impresif. Hansi Flick membawa pasukannya ke Estadi Olimpic Lluis Companys menghadapi Feyenoord setelah mencatatkan empat kemenangan beruntun di kancah La Liga. Ini bukan sekadar laga pembuka grup; bagi Barcelona, ini adalah langkah awal menuju ambisi besar meraih kembali trofi yang terakhir mereka genggam pada 2015.

Sejak awal musim, tim asuhan Flick tampil sangat tajam. Elche, Athletic Bilbao, Rayo Vallecano, dan Valencia telah mereka taklukkan dengan total 17 gol. Catatan fantastis ini menempatkan Barcelona di puncak klasemen La Liga setelah empat pertandingan. Namun, target sesungguhnya musim ini jauh lebih tinggi: menaklukkan Eropa. Barcelona bertekad menambah koleksi gelar Liga Champions mereka menjadi enam.

Barcelona Menggila di Eropa Misi Juara Dimulai
Gambar Istimewa : gilabola.com

Perjalanan Barcelona di kompetisi Eropa beberapa musim terakhir memang belum memuaskan. Musim lalu, langkah mereka terhenti di perempat final setelah disingkirkan Atletico Madrid. Setahun sebelumnya, mereka hanya mampu mencapai semifinal. Sektor pertahanan kerap menjadi ganjalan. Meski lini serang Barcelona dikenal sangat mematikan, soliditas barisan belakang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jika mereka berambisi melaju jauh di kompetisi paling bergengsi Eropa ini.

Menariknya, Feyenoord bukanlah lawan yang sepenuhnya asing bagi raksasa Catalan. Kedua tim pernah bertemu dua kali di babak 16 besar musim 1974-75, di mana Barcelona berhasil unggul agregat 3-0. Feyenoord sendiri datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka belum terkalahkan dalam lima pertandingan awal musim ini, dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang, termasuk kemenangan 3-1 atas Nijmegen. Tim besutan Giovanni van Bronckhorst ini bahkan belum tersentuh kekalahan di semua ajang, termasuk laga persahabatan, sejak awal Maret.

Feyenoord memiliki sejarah panjang di Eropa, pernah menjuarai European Cup pada 1970 setelah mengalahkan Celtic 2-1 di final. Ove Kindvall dan Ruud Geels menjadi pahlawan dengan total 13 gol dalam perjalanan meraih trofi tersebut. Namun, kiprah mereka di Eropa belakangan ini kurang mulus. Feyenoord gagal melewati fase grup Liga Europa 2025-26 dan tersingkir di babak ketiga kualifikasi Liga Champions pada musim yang sama. Penampilan terakhir mereka di fase utama Liga Champions terjadi pada 2024-25, di mana mereka mencapai babak 16 besar sebelum takluk agregat 1-4 dari Inter Milan. Meski finis sebagai runner-up Eredivisie musim lalu dan memulai musim ini tanpa kekalahan, kualitas Barcelona tetap menjadi tantangan berat bagi mereka.

Kedua tim dipastikan tampil tanpa beberapa pemain kunci. Barcelona harus kehilangan Frenkie de Jong dan Roony Bardghji akibat cedera lutut, serta Eric Garcia yang terkena skorsing. Jesse Bisiwu juga masih diragukan tampil. Hansi Flick menghadapi dilema dalam menentukan susunan pemain inti. Marc Bernal, Dani Olmo, dan Karim Adeyemi berpeluang besar memulai laga dari bangku cadangan. Absennya Eric Garcia membuka kesempatan Jules Kounde mengisi posisi bek kanan. Di lini serang, Lamine Yamal, Anthony Gordon, dan Fermin Lopez diproyeksikan mendukung Raphinha.

Feyenoord juga datang dengan daftar cedera yang cukup panjang, meliputi Thomas Beelen, Bart Nieuwkoop, Gjis Smal, Jakub Moder, dan Jordan Bos. Salah satu pemain yang patut diwaspadai adalah Gjivai Zechiel, yang tampil impresif dengan empat gol dan tiga assist dalam lima penampilan awal musim. Luciano Valente juga mencetak tiga gol dari lima laga dan diperkirakan mengisi lini depan. Nacho Ferri berpeluang menjadi pilihan di tengah, sementara Shaqueel van Persie, putra legenda Robin van Persie, kemungkinan akan masuk daftar cadangan.

Prediksi Susunan Pemain
Barcelona: J Garcia; Kounde, Cubarsi, Christensen, Espart; Rodri, Pedri; Yamal, Fermin, Gordon; Raphinha.
Feyenoord: Ernst; Read, Juste, Watanabe, Marmol; Vanhoutte, Zechiel, Targhalline; Valente, Ferri, Diarra.

Feyenoord memang memiliki modal bagus dan berpotensi menyulitkan Barcelona. Rekor tak terkalahkan mereka di lima laga awal musim menunjukkan bahwa tim Belanda ini tidak datang hanya untuk bertahan. Namun, Barcelona sedang berada dalam momentum yang jauh lebih meyakinkan. Empat kemenangan beruntun, 17 gol, serta kualitas pemain di lini depan menempatkan mereka sebagai favorit kuat dalam pertandingan ini. Prediksi skor akhir 3-1 untuk kemenangan Barcelona.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post