RANS Carnival Geger Raffi Ahmad Buka Suara

Agus Riyadi

4 November 2026

2
Min Read

Ekonesia – Badai kontroversi menerpa gelaran RANS Carnival Yogyakarta yang digagas PT Rans Entertainment Indonesia Tbk. Emiten milik selebritas Raffi Ahmad ini akhirnya angkat bicara menyusul mundurnya sejumlah penampil dan pelaku usaha dari acara tersebut. Pihak manajemen mengonfirmasi adanya penyesuaian besar dalam pelaksanaan kegiatan, sembari menepis tudingan miring yang beredar di masyarakat.

Dalam pernyataan resminya kepada publik, RANS menyatakan menghormati keputusan para pihak yang memilih untuk tidak berpartisipasi dalam RANS Carnival Yogyakarta. Perusahaan mengakui bahwa beberapa pengisi acara memang belum dapat tampil sesuai jadwal awal, berdasarkan pertimbangan masing-masing menjelang pelaksanaan.

RANS Carnival Geger Raffi Ahmad Buka Suara
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Lebih lanjut, manajemen RANS dengan tegas membantah isu yang menyebutkan adanya pengerahan warga dengan imbalan Rp50.000. Mereka menegaskan tidak pernah menginstruksikan, menginisiasi, apalagi mendanai kegiatan semacam itu. Bantahan serupa juga disampaikan terkait dugaan instruksi kepada aparat kepolisian, perangkat kelurahan, desa, atau pihak lain untuk melakukan mobilisasi massa.

RANS Carnival Yogyakarta sendiri awalnya direncanakan sebagai hiburan gratis bagi masyarakat pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Sleman. Acara ini bertujuan melibatkan musisi lokal, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif. Namun, suasana menjelang acara sempat memanas setelah sorotan publik tertuju pada kehadiran Raffi Ahmad dalam peringatan Sumpah Pemuda di Bundaran HI Jakarta, beberapa hari sebelumnya. Meski Polda Metro Jaya telah mengklarifikasi bahwa Raffi hadir sebagai tamu undangan, perkembangan ini diakui RANS turut mempengaruhi persiapan, termasuk perubahan partisipasi sejumlah penampil dan pelaku usaha.

Menyikapi situasi tersebut, RANS segera mengambil langkah antisipasi. Mereka melakukan penyesuaian susunan acara dan rangkaian kegiatan, memastikan tetap melibatkan musisi lokal, UMKM, serta komunitas kreatif dari Yogyakarta. Acara tetap berjalan selama dua hari sesuai jadwal, namun dengan konsep yang lebih sederhana demi menjaga keamanan dan kenyamanan semua pihak.

Mengenai potensi dampak finansial, manajemen RANS saat ini masih dalam tahap evaluasi. Perusahaan sedang menghitung pengaruh penyesuaian acara terhadap pendapatan dan beban penyelenggaraan. Meskipun demikian, berdasarkan penilaian awal, RANS meyakini bahwa kondisi ini tidak akan berdampak material signifikan terhadap operasional, kinerja keuangan, arus kas, maupun kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban finansialnya.

Untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang, RANS berkomitmen memperkuat sistem manajemen risiko dalam setiap penyelenggaraan kegiatan. Langkah-langkah konkret yang disiapkan meliputi penyusunan rencana kontingensi untuk perubahan atau pembatalan pengisi acara, peningkatan koordinasi dengan pihak keamanan dan pemerintah daerah, serta penguatan pemantauan isu di media massa dan platform digital. Selain itu, prosedur persetujuan dan pengawasan kegiatan promosi, publikasi, pemberian fasilitas, serta aktivitas yang melibatkan masyarakat juga akan dievaluasi dan diperketat demi perbaikan di masa mendatang.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post