GARUDA KE FINAL DRAMA 9 GOL MALAYSIA MENANGIS

El-Shinta

1 Oktober 2026

2
Min Read

Ekonesia – Tim Nasional Indonesia berhasil mengukir sejarah dengan melaju ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melalui pertandingan yang sangat mendebarkan. Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh menjadi penentu, sekaligus memupus harapan Malaysia yang harus rela gigit jari meskipun meraih kemenangan 6-0 atas Singapura. Perebutan tiket final di Grup A ini menyajikan drama tak berkesudahan, di mana posisi puncak klasemen terus bergeser, membuat jantung para pendukung berdebar kencang hingga peluit akhir.

Skuad Garuda tampil menggila sejak awal babak pertama, menunjukkan tekad kuat untuk mengejar selisih gol yang krusial. Dalam 45 menit pertama, Indonesia sudah unggul jauh 6-1. Penyerang tajam Mitchell Baker menjadi bintang dengan mencetak empat gol atau quattrick, dilengkapi oleh sumbangan gol dari Rizky Ridho dan Justin Hubner yang turut membobol gawang lawan. Dominasi ini memberikan angin segar bagi Indonesia dalam persaingan ketat dengan Malaysia.

GARUDA KE FINAL DRAMA 9 GOL MALAYSIA MENANGIS
Gambar Istimewa :

Memasuki paruh kedua, tekanan dari Kevin Diks dan kawan-kawan tak mengendur. Meskipun Ole Romeny sempat terjatuh di kotak penalti pada menit ke-49, keputusan VOR menyatakan tidak ada pelanggaran. Sepuluh menit pertama babak kedua, Indonesia masih kesulitan menambah pundi-pundi gol, kendati sejumlah peluang emas dan tembakan akurat berhasil diciptakan. Pelatih John Herdman kemudian melakukan perubahan strategis, menarik Rizky Ridho dan memasukkan Luke Vickery pada menit ke-60, disusul Egy Maulana serta Dean James untuk mempertajam lini serang.

Serangan bertubi-tubi kembali dilancarkan Indonesia. Namun, upaya Romeny, James, hingga sundulan keras Elkan Baggott belum mampu mengubah kedudukan. Bahkan, gol Romeny pada menit ke-84 terpaksa dianulir karena hakim garis mengangkat bendera offside, menambah ketegangan di lapangan. Titik balik akhirnya tiba pada menit ke-90, ketika Luke Vickery sukses mencetak gol memanfaatkan assist cerdik dari Romeny. Namun, Bangladesh tak tinggal diam, membalas satu menit kemudian melalui serangan balik cepat Farhaan Ali Wahid.

Drama sesungguhnya mencapai puncaknya di masa injury time. Insiden antara Romeny dan bek Bangladesh sempat memicu ketegangan, disusul masuknya beberapa pemain cadangan. Dari situasi bola mati, Kevin Diks menunjukkan ketenangannya dengan mencetak gol lewat sundulan kepala. Tak berselang lama, Mitchell Baker kembali mengukir namanya di papan skor, melengkapi pesta gol Indonesia menjadi 9-2 berkat umpan matang dari Romeny. Kemenangan fantastis ini memastikan langkah Indonesia ke partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026, meninggalkan Malaysia dalam kekecewaan mendalam.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post