RAJA Akuisisi Mengejutkan Siap Guncang Pasar

Agus Riyadi

8 September 2026

2
Min Read

Ekonesia – Emiten yang dikendalikan oleh Hapsoro, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), baru-baru ini membuat gebrakan signifikan di sektor energi. Melalui entitas anaknya, PT Raharja Gas Kasuri, RAJA resmi mengakuisisi 5% kepemilikan saham di PT Layar Nusantara Gas (PT LNG). Langkah strategis ini menandai babak baru dalam ekspansi bisnis perusahaan di tengah geliat industri gas nasional.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis Bursa Efek Indonesia, penyelesaian transaksi akuisisi ini telah dituntaskan pada 4 September 2026. Penandatanganan Akta Jual Beli Saham di hadapan notaris menjadi puncak dari kesepakatan awal yang terjalin melalui Share Sale and Purchase Agreement (SSPA) pada 29 April 2026. Dalam proses ini, PT Raharja Gas Kasuri berkolaborasi dengan Genting LNG Pte. Ltd. (Genting LNG), menegaskan komitmen bersama dalam pengembangan proyek strategis.

RAJA Akuisisi Mengejutkan Siap Guncang Pasar
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Manajemen RAJA menjelaskan, akuisisi ini merupakan bagian integral dari strategi pengembangan bisnis perseroan. Lebih dari itu, langkah ini juga memperkuat kemitraan strategis antara RAJA dengan Grup Genting Berhad, khususnya dalam penggarapan dan operasional fasilitas Floating Liquefied Natural Gas (FLNG). Kolaborasi ini diproyeksikan akan membuka potensi besar bagi kedua belah pihak di masa mendatang.

Meskipun demikian, pihak manajemen memastikan bahwa transaksi penting ini tidak akan memberikan dampak material yang signifikan terhadap kondisi keuangan maupun kegiatan operasional perusahaan secara keseluruhan. RAJA tetap fokus pada pertumbuhan berkelanjutan dan optimalisasi aset yang ada.

Sebagai informasi, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dikenal sebagai salah satu emiten energi yang kuat di pasar modal. Perusahaan ini berada di bawah kendali Hapsoro, yang memiliki porsi saham langsung sebesar 27,52%. Selain itu, Hapsoro juga memegang kendali secara tidak langsung melalui entitas terafiliasi, yakni PT Sentosa Bersama Mitra dengan kepemilikan 35,73% dan PT Tirta Orisa Yasa sebesar 12,38%. Struktur kepemilikan ini menunjukkan dominasi yang kuat dalam arah strategis perusahaan.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post