Terungkap Penyebab Laba UNTR Merosot Drastis

Agus Riyadi

1 September 2026

2
Min Read

Ekonesia – Kabar mengejutkan datang dari PT United Tractors Tbk (UNTR). Raksasa alat berat dan pertambangan ini mencatatkan kinerja yang kurang memuaskan di paruh pertama tahun 2026. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk anjlok drastis hingga 88% secara tahunan, hanya mencapai Rp 956,28 miliar. Angka ini jauh melorot dari capaian periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 8,13 triliun. Tak hanya itu, laba bersih periode berjalan perusahaan juga terpangkas signifikan sebesar 91,13%, dari Rp 8,37 triliun menjadi hanya Rp 742,22 miliar.

Kemerosotan laba ini tak lepas dari tergerusnya pendapatan bersih perusahaan. Dalam enam bulan pertama 2026, UNTR membukukan pendapatan sebesar Rp 58,29 triliun, turun 14,94% dibandingkan Rp 68,53 triliun pada semester I-2025. Jika dirinci, pendapatan dari jasa justru menunjukkan sedikit peningkatan menjadi Rp 30,15 triliun dari sebelumnya Rp 29,54 triliun. Namun, penjualan barang mengalami koreksi mendalam, dari Rp 38,98 triliun menjadi Rp 28,13 triliun.

Terungkap Penyebab Laba UNTR Merosot Drastis
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Penurunan omzet ini berdampak langsung pada laba bruto UNTR yang ikut menyusut menjadi Rp 10,51 triliun, dari sebelumnya Rp 15,01 triliun pada paruh pertama 2025. Di sisi lain, beban operasional perusahaan justru membengkak. Beban penjualan melonjak menjadi Rp 858,42 miliar dari Rp 484,34 miliar. Demikian pula beban umum dan administrasi yang meningkat signifikan menjadi Rp 3,92 triliun dari Rp 2,85 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Faktor paling krusial yang turut menekan laba UNTR adalah adanya kerugian besar dari penurunan nilai investasi pada ventura bersama dan piutang non-usaha. Angka kerugian ini mencapai Rp 2,75 triliun, menjadi pukulan telak bagi profitabilitas perusahaan. Kombinasi dari pendapatan yang menyusut, beban yang membengkak, serta kerugian investasi ini membuat laba sebelum pajak penghasilan UNTR terjun bebas menjadi hanya Rp 2 triliun, dari Rp 11,01 triliun di semester I-2025.

Meskipun demikian, dari sisi neraca, posisi aset United Tractors per 30 Juni 2026 masih menunjukkan pertumbuhan. Total aset tercatat sebesar Rp 179,06 triliun, sedikit meningkat dari posisi akhir 2025 sebesar Rp 177,64 triliun. Sementara itu, total liabilitas perusahaan berada di angka Rp 77,31 triliun dan total ekuitas mencapai Rp 101,75 triliun.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post