Messi Menggila Mesir Punya Kartu AS

El-Shinta

6 Juli 2026

3
Min Read

Ekonesia – Panggung akbar Piala Dunia 2026 kembali menyajikan duel yang dinanti-nantikan. Babak 16 besar akan mempertemukan dua raksasa sepak bola, Argentina dan Mesir, dalam laga yang diprediksi penuh drama. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket menuju perempat final, melainkan juga adu taktik antara Lionel Messi dan Mohamed Salah, dua megabintang yang masih menjadi tulang punggung utama bagi negara mereka masing-masing. Mercedes-Benz Stadium di Atlanta akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit ini pada Selasa, 7 Juli 2026, pukul 23.00 WIB.

Argentina, sang juara bertahan, melangkah ke babak gugur dengan catatan impresif, meski sempat diuji. Mereka harus berjuang keras menyingkirkan debutan Piala Dunia, Tanjung Verde, di babak 32 besar. Tim Tango dipaksa bermain hingga babak tambahan waktu setelah lawan dua kali menyamakan kedudukan. Gol bunuh diri Diony Borges pada menit ke-111 akhirnya memastikan kemenangan tipis Argentina. Kendati sempat mendapat tekanan hebat dengan 16 tembakan dari lawan, skuad asuhan Lionel Scaloni menunjukkan ketenangan luar biasa saat laga memasuki perpanjangan waktu. Kemenangan ini juga memperpanjang rentetan delapan kemenangan beruntun Argentina di berbagai ajang, di mana mereka selalu mencetak minimal dua gol dan telah mengoleksi 11 gol dari empat pertandingan di Piala Dunia 2026. Jika berhasil melewati hadangan Mesir, Argentina akan menantang pemenang antara Swiss atau Kolombia di perempat final.

Messi Menggila Mesir Punya Kartu AS
Gambar Istimewa : gilabola.com

Di sisi lain, Mesir datang dengan optimisme membara setelah mengukir tinta emas sejarah. Untuk pertama kalinya dalam 92 tahun, tim berjuluk Pharaohs ini berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia, sebuah pencapaian yang mereka raih melalui perjuangan gigih. Pada babak sebelumnya, Mesir harus melewati drama adu penalti melawan Australia. Semua eksekutor Mesir tampil sempurna, termasuk Mohamed Salah yang dengan dingin melesakkan tendangan Panenka. Namun, di balik euforia tersebut, lini belakang Mesir masih menyisakan pekerjaan rumah. Mereka tercatat selalu kebobolan dalam enam pertandingan terakhir, setelah sebelumnya sempat mencatat tiga clean sheet beruntun. Ini menjadi perhatian serius mengingat ketajaman lini serang Argentina yang akan mereka hadapi.

Kondisi skuad kedua tim juga menjadi sorotan. Argentina masih memantau beberapa pemain yang kelelahan usai laga berat melawan Tanjung Verde. Nahuel Molina, Enzo Fernandez, dan Facundo Medina belum sepenuhnya pulih, meski cedera Medina disebut hanya kram dan berpeluang tampil. Nico Gonzalez kemungkinan absen karena masalah pergelangan kaki. Sementara itu, kapten Lionel Messi terus mengukir rekor. Ia menjadi pemain pertama yang mencetak tujuh gol di dua edisi Piala Dunia berbeda, dan sempat menyamai rekor keterlibatan gol terbanyak di fase gugur Piala Dunia dengan 12 kontribusi, sebelum Kylian Mbappe menyamai catatan tersebut. Dari kubu Mesir, Karim Hafez masih dalam pengawasan akibat kelelahan atau dugaan cedera hamstring ringan. Ahmed Fatouh juga belum dipastikan pulih dari cedera paha, dan Mohamed Abdelmonem masih berjuang dengan cedera pergelangan kaki. Kabar baiknya, Mohanad Lasheen sudah bisa kembali merumput setelah menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Secara historis, ini adalah pertemuan kedua antara Argentina dan Mesir. Dalam satu-satunya duel sebelumnya, laga persahabatan tahun 2008, Argentina unggul 2-0 tanpa kehadiran Messi yang saat itu cedera. Kini, dunia akan menyaksikan duel perdana Messi melawan Salah di panggung Piala Dunia, sebuah pertarungan yang menjanjikan intrik dan skill tingkat tinggi.

Prediksi skor memang menempatkan Argentina sebagai tim yang lebih diunggulkan, terutama dengan produktivitas gol mereka yang tinggi berbanding terbalik dengan kerapuhan pertahanan Mesir. Namun, laga ini tidak hanya akan ditentukan oleh adu tajam Messi versus Salah. Kunci utama justru terletak pada soliditas lini belakang Mesir. Jika mereka mampu memperbaiki celah dan tampil lebih disiplin, sembari memberi ruang bagi Salah untuk melancarkan serangan balik mematikan, pertandingan ini bisa jadi jauh lebih sengit dari perkiraan banyak pihak. Sebaliknya, jika masalah pertahanan kembali muncul, Argentina memiliki amunisi yang cukup untuk menghukum setiap kesalahan. Prediksi skor akhir: Argentina 3-1 Mesir.

Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di ekonosia.com.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post