Ekonesia – Drama tak terduga kembali tersaji di Grup G Piala Dunia 2026. Laga sengit antara Iran dan Selandia Baru di Los Angeles berakhir imbang 2-2, membuat persaingan di grup ini semakin memanas dan sulit diprediksi. Hasil ini memastikan keempat tim penghuni grup kini sama-sama mengoleksi satu poin, setelah pertandingan sebelumnya antara Belgia dan Mesir juga berakhir dengan skor 1-1.
Baca juga: Arteta: Arsenal Terbaik, Tapi PSG Lebih Beruntung!
Pertandingan dibuka dengan agresivitas tinggi dari Iran, yang langsung menguji pertahanan lawan. Namun, justru Selandia Baru yang berhasil mencuri keunggulan pada menit ketujuh. Berawal dari umpan jauh kiper, kapten Chris Wood dengan cerdik menguasai bola dan menyodorkannya kepada Elijah Just. Penyerang Motherwell itu tanpa ragu melepaskan tembakan keras yang merobek jala gawang Iran, membawa Selandia Baru unggul 1-0.

Iran tak tinggal diam. Penyerang andalan Mehdi Taremi nyaris menyamakan kedudukan, namun sepakan melengkungnya hanya membentur tiang. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-32. Setelah upaya Shahriyar Moghanlou diblok, bola liar jatuh ke kaki Ramin Rezaeian yang dengan tenang melesakkan gol penyeimbang. Iran sempat merayakan gol kedua dari sundulan Ali Nemati, namun dianulir karena offside.
Baca juga: Sumsel Kejar Target! Pendataan Sumur Minyak Rampung Juli?
Memasuki babak kedua, Selandia Baru kembali mengejutkan. Duet maut Chris Wood dan Elijah Just kembali beraksi. Setelah melakukan umpan satu-dua yang apik, Just kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan penyelesaian akurat ke sudut gawang, mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk Selandia Baru.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Sepuluh menit berselang, Iran sekali lagi menunjukkan mental baja mereka. Umpan silang terukur dari Ramin Rezaeian disambut sundulan tipis Mohammad Mohebbi yang memantul tiang sebelum bersarang di gawang, skor kembali imbang 2-2.
Setelah gol penyeimbang kedua, Iran semakin gencar melancarkan serangan, berambisi meraih kemenangan penuh. Namun, pertahanan Selandia Baru tampil solid dan disiplin, berhasil menahan gempuran Iran hingga peluit panjang berbunyi. Momen krusial terjadi di penghujung laga saat Ryan Thomas melakukan sapuan vital yang menggagalkan peluang emas Iran.
Ekonesia menilai, Selandia Baru patut mendapat acungan jempol atas performa mereka. Meskipun datang sebagai tim dengan peringkat terendah di turnamen, mereka mampu dua kali memimpin dan menunjukkan organisasi permainan yang luar biasa. Kehadiran Chris Wood sebagai penyerang target memberikan dampak signifikan, sementara Elijah Just menjadi pembeda di lini serang.
Di sisi lain, Iran mungkin sedikit kecewa karena gagal mengamankan tiga poin penuh, terutama setelah mendominasi di fase akhir pertandingan. Namun, ketahanan mental mereka untuk bangkit dua kali patut diacungi jempol. Secara keseluruhan, pertandingan Iran kontra Selandia Baru ini layak disebut sebagai salah satu laga paling menarik dan menghibur di Piala Dunia 2026 sejauh ini. Dapatkan ulasan mendalam dan kabar terbaru dunia sepak bola hanya di ekonesia.com.



Tinggalkan komentar