Bukalapak Angkat Eks Kapolri Pimpin Pengawas

Agus Riyadi

12 Juni 2026

2
Min Read

Ekonesia – Raksasa teknologi Bukalapak.com (BUKA) membuat gebrakan besar dalam struktur kepemimpinannya. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini, perusahaan resmi menunjuk mantan pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia, Sutarman, sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen. Keputusan strategis ini diharapkan mampu memperkuat benteng pertahanan siber Bukalapak di tengah maraknya ancaman digital.

Penunjukan Sutarman, yang memiliki rekam jejak cemerlang di bidang kepemimpinan, tata kelola, dan keamanan siber, dinilai krusial. Mengingat Bukalapak adalah platform digital yang sangat bergantung pada teknologi, kehadiran sosok berpengalaman seperti Sutarman diharapkan mampu meningkatkan fungsi pengawasan dan menyuntikkan perspektif strategis. Hal ini menjadi semakin relevan mengingat ancaman siber yang kian nyata, dengan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menunjukkan kerugian fantastis akibat kejahatan siber mencapai Rp476 miliar dalam beberapa waktu terakhir, serta lonjakan laporan penipuan digital hingga 1,2 juta kasus.

Bukalapak Angkat Eks Kapolri Pimpin Pengawas
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Dengan pengalaman dan kontribusi beliau yang luas, khususnya dalam bidang kepemimpinan, tata kelola, dan keamanan siber, kami berharap kehadiran beliau dapat semakin memperkuat fungsi pengawasan dan memberikan perspektif strategis bagi Perseroan dalam menghadapi perkembangan industri digital yang terus berkembang serta mendukung pertumbuhan Perseroan yang berkelanjutan," ujar Adi Wardhana Sariaatmadja, Komisaris Utama BUKA, dalam keterangan resminya.

Selain itu, RUPST juga menyetujui penunjukan Natalia Firmansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama, menggantikan Willix Halim yang telah menuntaskan masa tugasnya. Di waktu yang sama, Victor Putra Lesmana kembali dipercaya untuk melanjutkan jabatannya sebagai Direktur Perseroan. Langkah-langkah ini diambil guna menjamin kesinambungan strategi bisnis, operasional yang prima, serta implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). Natalia Firmansyah akan memimpin sementara hingga Direktur Utama definitif diangkat sesuai regulasi dan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.

Dalam kesempatan tersebut, Bukalapak juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yenny Wahid yang telah menuntaskan masa baktinya sebagai Komisaris Independen sekaligus Duta ESG Perseroan. "Secara khusus, kami juga menyampaikan penghargaan kepada Ibu Yenny Wahid atas kontribusi, pandangan, dan arahan yang diberikan selama menjalankan tugas sebagai Komisaris Independen Perseroan. Melalui perannya dalam mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik, penguatan fungsi nominasi dan remunerasi, serta dukungannya terhadap berbagai inisiatif keberlanjutan Perseroan," tambah Wardhana.

Perombakan jajaran pimpinan ini disambut positif pasar, terlihat dari penguatan saham BUKA sebesar 0,88% ke level Rp115 per pukul 10.17 hari ini, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp11,86 triliun. Transformasi kepemimpinan ini diharapkan menjadi angin segar bagi Bukalapak untuk terus tumbuh dan berinovasi di lanskap digital Indonesia.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post