Ekonesia – Perjalanan Michele Di Gregorio bersama Juventus tampaknya akan berakhir lebih cepat dari perkiraan. Kiper berusia 27 tahun ini, yang baru semusim membela Bianconeri, kini santer disebut sebagai salah satu pemain yang bakal dilepas pada bursa transfer musim panas mendatang. Kabar ini sontak membuat Atalanta siaga, dengan direktur berpengaruh Cristiano Giuntoli disebut-sebut sebagai otak di balik ketertarikan tersebut.
Baca juga: PSIM Bangkit Dramatis Bali United Tercengang
Menurut laporan dari Calciomercato.it, Juventus siap melepas Di Gregorio dengan harga jual sekitar 15 juta Euro atau setara Rp278 miliar. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dari harga pembeliannya yang mencapai 20 juta Euro, atau sekitar Rp371 miliar, saat diboyong dari Monza.

Situasi Di Gregorio di Turin memang tidak ideal. Ia kerap menjadi sasaran gelombang kritik sepanjang musim, terutama setelah melakukan kesalahan fatal saat bersua Fiorentina yang semakin memperburuk posisinya. Bahkan, untuk laga derby kontra Torino akhir pekan ini, Mattia Perin justru lebih diunggulkan untuk mengisi posisi starter.
Baca juga: Dalot Akui MU Harus Menderita!
Ketertarikan Atalanta terhadap Di Gregorio bukan tanpa syarat. Klub berjuluk La Dea itu masih menunggu kejelasan nasib Marco Carnesecchi, palang pintu utama gawang mereka, yang saat ini menjadi incaran sejumlah raksasa Eropa. Jika Carnesecchi benar-benar hengkang dari Bergamo, Atalanta diyakini akan segera melancarkan manuver untuk memboyong Di Gregorio.
Faktor Giuntoli juga sangat kuat. Direktur yang kabarnya akan bergabung dengan manajemen Atalanta ini dikenal sebagai pengagum berat Di Gregorio dan merupakan sosok di balik kedatangannya ke Turin pada 2024 lalu. Meski ada ketertarikan dari klub-klub Inggris, kemungkinan besar Di Gregorio akan tetap berkarier di Serie A. Dengan kontrak yang masih berlaku hingga Juni 2029 dan nilai jual sekitar Rp278 miliar, Juventus tetap bisa mendapatkan transaksi yang menguntungkan secara finansial.
Di sisi lain, Juventus juga mulai mengincar nama-nama baru untuk pos penjaga gawang. Alisson Becker dari Liverpool disebut-sebut sebagai bidikan utama untuk suksesor potensial Di Gregorio. Namun, transfer ini bukan perkara mudah, apalagi jika Juventus gagal menyajikan tiket Liga Champions musim depan.
Langkah Juventus melepas Di Gregorio setelah hanya semusim memang mengejutkan. Namun, tekanan masif di klub sekelas Juventus seringkali membuat pemain kesulitan untuk berkembang dalam jangka panjang. Jika ia benar-benar pindah ke Atalanta, situasi di sana bisa menjadi panggung ideal baginya untuk mengembalikan performa terbaik dan membangun kembali kepercayaan diri. Dapatkan update Berita Liga Italia terkini, ulasan mendalam, serta kabar terbaru dari dunia sepak bola hanya di ekonosia.com.


Tinggalkan komentar