Ekonesia – Saga transfer Joao Cancelo ke Barcelona memasuki babak baru yang tak terduga. Di tengah upaya raksasa Catalan untuk mempermanenkan bek sayap lincah tersebut, muncul nama Marc Casado sebagai kartu AS yang bisa mengubah peta negosiasi. Gelandang muda yang jarang mendapat menit bermain di Camp Nou ini, justru berpotensi menjadi kunci vital bagi masa depan Cancelo di klub.
Baca juga: Libur Sekolah, Dompet Wisatawan Jadi Tebal?
Barcelona sangat berhasrat untuk mempertahankan jasa Cancelo setelah masa peminjamannya berakhir. Namun, ambisi tersebut terganjal banderol fantastis dari Al-Hilal, klub kaya raya asal Arab Saudi, yang mematok harga sekitar €15 juta atau setara Rp260 miliar untuk pemain timnas Portugal itu. Angka ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi keuangan Blaugrana.

Di sinilah peran Casado mulai diperhitungkan. Menurut laporan dari Mundo Deportivo, jika Al-Hilal menunjukkan minat serius terhadap Casado, yang nilai pasarnya diperkirakan mencapai €20 juta atau sekitar Rp350 miliar, maka sebuah kesepakatan strategis bisa terwujud. Potensi barter atau skema transfer yang melibatkan kedua pemain ini dapat menjadi solusi cerdas bagi Barcelona untuk mengamankan Cancelo tanpa harus menguras kas terlalu dalam.
Baca juga: Kolaborasi Telkom dan K-24: Pusat Data Canggih di Yogyakarta!
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Casado. Pemain jebolan La Masia ini sebelumnya pernah menyatakan loyalitasnya dan cita-cita untuk menghabiskan seluruh kariernya bersama Barcelona. Namun, ia juga realistis dengan ketatnya persaingan di lini tengah, yang membuat kesempatan tampil reguler kian tipis.
Spekulasi lain menyebutkan Casado mungkin mempertimbangkan opsi "pergi dan kembali" ke Arab Saudi. Strategi transit semacam ini bukan hal baru, mengingat beberapa pemain top Eropa seperti Gabri Veiga dan Aymeric Laporte pernah mencicipi atmosfer Liga Pro Saudi sebelum akhirnya kembali merumput di benua biru. Kini, bola panas ada di tangan Casado, apakah ia akan menjadi pahlawan tak terduga bagi Barcelona dalam saga transfer Cancelo.


Tinggalkan komentar