Terungkap Misi Ganda Darmian di Inter Milan

El-Shinta

27 April 2026

2
Min Read

Ekonesia – Bek tangguh Inter Milan Matteo Darmian menunjukkan profesionalisme tinggi di tengah spekulasi masa depannya. Ia menegaskan prioritas utamanya saat ini adalah mengakhiri kampanye musim ini dengan raihan dua trofi bergengsi. Pernyataan ini muncul setelah hasil imbang 2-2 melawan Torino, yang membuat Inter hanya berjarak tiga poin dari mahkota Serie A.

Berbicara kepada Sky Sport pasca-pertandingan, seperti dilansir dari FCInterNews, Darmian menepis berbagai isu di luar lapangan. Mengenai polemik keputusan wasit yang ramai diperbincangkan, ia memberikan tanggapan singkat. "Kami memang membaca apa yang beredar. Namun, kami tetap fokus pada kinerja di lapangan dan berupaya menutup musim sebaik mungkin."

Terungkap Misi Ganda Darmian di Inter Milan
Gambar Istimewa : gilabola.com

Mengenai peluang meraih gelar, bek veteran ini mengakui adanya kekecewaan usai gagal mendulang poin penuh. "Sebelum laga ini, kami unggul empat poin dan ingin menang, tetapi tidak berhasil." Meski demikian, ambisi tim tetap tak tergoyahkan. "Sekarang tinggal tiga poin lagi. Kami akan berjuang meraihnya di hadapan pendukung sendiri dan mencapai prestasi monumental berupa trofi liga."

Darmian juga menyoroti bagaimana skuad Nerazzurri bangkit dari keterpurukan musim sebelumnya. "Musim lalu sebenarnya sangat positif, namun berakhir dengan kepedihan. Memulai kembali bukan perkara mudah, khususnya dari sisi mental. Namun, sang juru taktik sigap membaca kebutuhan tim. Kami telah mengerahkan seluruh kemampuan dan membuktikan diri sebagai tim yang tangguh."

Saat ditanya mengenai potensi kepindahan ke mantan klubnya pada bursa transfer musim panas, Darmian memilih menghindari jawaban lugas. "Saya tidak memikirkannya. Konsentrasi saya adalah mengakhiri musim dengan hasil terbaik, merayakan gelar ketika sudah pasti, dan mencoba memenangkan Coppa Italia. Urusan masa depan bukan hal utama sekarang."

Meski sempat absen cukup lama akibat cedera berkepanjangan, Darmian tetap mempertahankan profesionalisme tinggi. "Saya sempat cedera cukup lama. Setelah kembali, kondisi saya baik. Saya selalu menjaga kesiapan fisik dan mental serta menghargai kebijakan pelatih. Seorang pemain tetap bisa berkontribusi meski tak selalu jadi starter. Saya sepenuhnya siap membantu tim."

Di akhir pernyataannya, ia kembali menegaskan fondasi kekuatan timnya. "Kami telah membuktikan bahwa kami solid sebagai sebuah unit, dimulai dari pelatih. Kami bertarung bahu-membahu dan menunjukkan bahwa kami adalah individu berkarakter sebelum menjadi atlet ulung. Saya sudah enam tahun membela klub ini. Ada suka dan duka, tetapi kami selalu memperlihatkan karakter sejati kami. Itulah hasilnya."

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post