Ekonesia – Persib Bandung sukses meraup angka penuh dalam laga lanjutan BRI Super League, pekan ke-31, usai menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini memastikan Maung Bandung tetap kokoh di puncak klasemen sementara, meski dengan catatan statistik yang cukup mengejutkan.
Baca juga: Petani Dibantu IPB Bangun Bisnis Pertanian Kok Bisa
Pertandingan yang digelar di Stadion Bandung Lautan Api pada Senin sore, 4 Mei 2026, langsung diwarnai gol cepat. Baru dua menit laga berjalan, Patricio Matricardi berhasil memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpan tendangan bebas akurat dari Thom Haye, sundulan Matricardi tak mampu diantisipasi kiper lawan, membawa Persib unggul 1-0.

Setelah gol pembuka, tekanan dari tim tuan rumah tak mengendur. Pada menit ke-11, Ramon Tanque nyaris menggandakan keunggulan lewat sepakan keras dari dalam kotak penalti, namun kiper PSIM, Cahya Supriadi, tampil sigap dengan penyelamatan gemilang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Baca juga: Raffi Ahmad Terpukau! Ada Apa di Pangkalan Bun?
Memasuki babak kedua, Persib tetap mendominasi serangan. Luciano Guaycochea mencoba peruntungan pada menit ke-60, namun tendangannya masih belum menemui sasaran. PSIM sempat mencoba membalas melalui Franco Mingo, namun upaya tersebut belum mampu mengubah kedudukan. Di penghujung laga, tepatnya masa injury time, Rosembergne Da Silva melepaskan tembakan berbahaya yang mengarah ke gawang. Lagi-lagi, Cahya Supriadi menunjukkan kelasnya dengan menepis bola, menjaga gawangnya dari kebobolan lebih lanjut. Peluit panjang pun berbunyi, mengukuhkan kemenangan 1-0 bagi Persib Bandung.
Kemenangan ini membuat Persib semakin nyaman di singgasana klasemen dengan koleksi 72 poin dari 31 pertandingan, unggul tiga angka dari pesaing terdekat, Borneo FC. Namun, di balik kemenangan ini, ada fakta menarik dari data pertandingan Ileague.id. PSIM Yogyakarta justru unggul dalam penguasaan bola dengan 59 persen, berbanding 41 persen milik Persib.
Meski kalah dalam dominasi bola, efektivitas serangan menjadi kunci kemenangan Maung Bandung. Persib tercatat melepaskan 15 tembakan sepanjang laga, dengan enam di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, PSIM hanya mampu menciptakan empat percobaan, dan hanya satu yang mengarah ke gawang. Performa luar biasa Cahya Supriadi di bawah mistar gawang PSIM patut diacungi jempol, ia berkali-kali menjadi penyelamat krusial, termasuk menggagalkan peluang emas Andrew Jung di menit ke-87, mencegah timnya kalah dengan skor lebih telak.
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang tren negatif PSIM Yogyakarta. Mereka kini mencatat delapan pertandingan tanpa kemenangan, dengan rincian lima kekalahan dan tiga hasil imbang. Kemenangan terakhir Laskar Mataram terjadi pada 27 Februari 2026, saat menaklukkan PSBS Biak 4-2 di Stadion Maguwoharjo. Akibat rentetan hasil buruk ini, PSIM harus melorot ke posisi ke-11 klasemen dengan 39 poin dari 31 laga.
Susunan Pemain:
Persib Bandung: Teja Paku Alam; Frans Putros, Federico Barba, Patricio Matricardi, Kakang Rudianto; Thom Haye, Luciano Guaycochea; Beckham Putra, Adam Alis, Rosembergne Da Silva; Ramon Souza.
PSIM Yogyakarta: Cahya Supriadi; Raka Cahyana, Johannes Daniel, Franco Mingo, Yusaki Yamadera; Donny Warmerdam, Jose Valente; Norberto Ezequiel, Sheva Maresca, Riyatno Abiyoso; Corfe Deri Antony.



Tinggalkan komentar