Mengejutkan Ini Kata Amorim Usai Hajar MU

El-Shinta

16 Agustus 2026

3
Min Read

Ekonesia – Kemenangan meyakinkan AC Milan 4-2 atas Manchester United dalam duel pramusim di Polandia baru-baru ini menyisakan cerita menarik. Pelatih Rossoneri, Ruben Amorim, yang pernah menukangi Setan Merah, justru menepis anggapan adanya dendam atau perasaan istimewa. Juru taktik asal Portugal itu secara terbuka mengakui bahwa ia masih menyimpan rasa cinta mendalam terhadap Manchester United, meski kini ia berada di kubu lawan dan berhasil membawa timnya menaklukkan mantan klubnya.

Pertandingan persahabatan di Wroclaw menjadi ajang reuni pertama Amorim dengan bekas timnya setelah ia didepak dari kursi kepelatihan klub Liga Primer tersebut pada Januari lalu. Dalam laga tersebut, Milan menunjukkan mental baja dengan bangkit dua kali dari ketertinggalan. Harry Maguire sempat membawa Manchester United unggul, namun Samuel Chukwueze segera menyamakan kedudukan. Babak kedua menjadi panggung bagi Milan, di mana Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek bergantian mencetak gol dalam rentang waktu singkat 14 menit. Gol hiburan dari Patrick Dorgu tak cukup membendung kemenangan 4-2 AC Milan.

Mengejutkan Ini Kata Amorim Usai Hajar MU
Gambar Istimewa : gilabola.com

Amorim sendiri tak menganggap hasil ini sebagai sesuatu yang istimewa. Baginya, laga kontra Manchester United hanyalah bagian dari persiapan pramusim. Fokus utama timnya kini adalah mematangkan strategi jelang menghadapi Torino di kompetisi resmi. "Laga ini tidaklah penting. Kami harus menang melawan Torino. Itu baru pertandingan yang sesungguhnya," ujarnya kepada awak media Italia.

Ia mengakui, Milan mendapatkan ruang gerak lebih luas saat melawan United, dan hasil positif ini tentu mendongkrak moral tim. Namun, Amorim tak luput menyoroti kelemahan. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap cara timnya kebobolan. "Kami harus khawatir dengan cara kami kebobolan. Kami seolah memberikan gol-gol itu kepada lawan, ini terjadi juga saat melawan Celtic," tegasnya. Menurutnya, performa tim memang membaik, namun hasil pramusim tak bisa menjadi tolok ukur utama kesuksesan.

Ketika ditanya apakah kemenangan atas mantan klub terasa lebih manis, Amorim dengan tegas menjawab tidak. Ia mengaku tidak lagi membawa perasaan negatif terhadap Manchester United sejak bergabung dengan AC Milan. "Tidak, ini pertandingan biasa. Sejak saya menandatangani kontrak dengan Milan, saya tidak merasakan apa-apa terhadap Manchester United," ungkapnya. Amorim justru merasa bangga pernah menjadi bagian dari sejarah klub tersebut dan masih mencintai mereka. "Saya bangga pernah berada di Manchester United dan saya masih mencintai Manchester United, tetapi setelah bergabung dengan Milan, saya tidak merasakan hal negatif karena saya sangat bahagia." Ia merasa berada di tempat yang tepat dan ingin terus memberikan yang terbaik untuk Milan.

Sikap profesional Amorim ini cukup kontras dengan masa-masa sulitnya di Old Trafford. Perjalanan kariernya bersama Manchester United berakhir hanya dalam 14 bulan, dengan catatan persentase kemenangan di Liga Primer yang jauh dari memuaskan, yakni 31,9 persen dari 47 pertandingan. Kini, ia siap membuka lembaran baru yang lebih cerah bersama Rossoneri.

Di sisi Manchester United, asisten pelatih Michael Carrick tak menutupi kekecewaan atas performa timnya. Meski demikian, Carrick menilai keseluruhan pramusim tetap memberikan banyak pelajaran positif dan mempererat kekompakan skuad. Namun, ia mengakui penampilan melawan AC Milan jauh dari harapan. "Hari ini kami kecewa karena kami tidak bermain dengan baik. Ada beberapa alasan untuk itu, kami harus belajar dan berkembang," kata Carrick kepada MUTV.

Ia menambahkan, beberapa pemain baru mendapatkan menit bermain pertama mereka, dan ada berbagai faktor yang mempengaruhi penampilan tim. Namun, Carrick menolak menjadikannya sebagai alasan. "Bagaimanapun, tidak ada alasan. Kami memang tidak bermain dengan baik hari ini," tegasnya. Carrick tetap optimistis Manchester United siap menyongsong musim baru. Para pemain akan mengambil manfaat dari menit bermain pramusim, dan sesi latihan selanjutnya akan dimanfaatkan untuk pembenahan. Suasana pertandingan liga akan sangat berbeda, dan seluruh skuad akan segera kembali berlatih bersama di Carrington untuk persiapan akhir.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post