Maresca Akui City Hadapi Lawan Paling Sulit

El-Shinta

19 September 2026

3
Min Read

Ekonesia – Stadion Etihad akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara Manchester City dan Sunderland pada Minggu malam 20 September 2026. Laga pekan kelima Liga Inggris musim 2026-2027 ini diprediksi menjadi ujian terberat bagi The Citizens, sebagaimana diungkapkan sang pelatih, Enzo Maresca. Sunderland datang dengan semangat membara usai mengukir sejarah di kancah Eropa, siap menantang dominasi City yang sejauh ini tampil sempurna.

The Black Cats, julukan Sunderland, baru saja merayakan kemenangan bersejarah di kompetisi Eropa setelah penantian 53 tahun. Gol penalti Enzo Le Fée pada Rabu malam membawa mereka menumbangkan AZ Alkmaar 1-0, sebuah suntikan moral yang luar biasa. Di bawah arahan Régis Le Bris, Sunderland telah mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan Liga Inggris, menunjukkan potensi mereka untuk memberikan kejutan.

Maresca Akui City Hadapi Lawan Paling Sulit
Gambar Istimewa : gilabola.com

Di sisi lain, Manchester City tampil tanpa cela di awal musim. Pasukan Maresca menyapu bersih empat pertandingan Liga Inggris dengan kemenangan, menempatkan mereka di posisi kedua klasemen dengan 12 poin, hanya kalah selisih gol dari Arsenal. Perjalanan impresif mereka dimulai dengan kemenangan 4-1 atas Crystal Palace, dilanjutkan dengan menaklukkan Coventry City 1-0, dan memenangkan Derby Manchester melawan Manchester United dengan skor tipis 1-0. Tak hanya di liga domestik, City juga perkasa di ajang lain, membantai Norwich City 5-0 di Carabao Cup dan membuka Liga Champions dengan kemenangan 2-0 atas Porto.

Enzo Maresca, yang kembali ke Manchester City sebagai pelatih pada musim panas 2026 dengan kontrak tiga tahun, memiliki rekam jejak yang mentereng. Sebelum melatih Chelsea selama dua musim dan meraih UEFA Conference League serta FIFA Club World Cup, ia pernah membawa Leicester City menjuarai Championship dan menjadi bagian staf kepelatihan Pep Guardiola. Maresca secara terang-terangan menyebut Sunderland sebagai lawan paling sulit yang akan dihadapi timnya musim ini. Ia memuji organisasi permainan, intensitas, serta kemampuan tim Le Bris baik saat menguasai maupun kehilangan bola.

Pelatih Sunderland, Régis Le Bris, menyambut tantangan ini dengan optimisme tinggi. Setelah melalui pekan yang padat, Le Bris melihat perkembangan signifikan dalam berbagai aspek permainan timnya dan yakin anak asuhnya mampu bersaing ketat melawan Manchester City. Sejak kembali ke Premier League, kedua tim telah bertemu dua kali. Manchester City berhasil menang 3-0 di Etihad pada Desember 2025, sementara pertemuan berikutnya di Stadium of Light pada Tahun Baru 2026 berakhir imbang tanpa gol. Kemenangan terakhir Sunderland atas Manchester City tercatat pada Maret 2013, saat Stéphane Sessègnon mencetak satu-satunya gol.

Pertandingan krusial ini akan dipimpin oleh wasit Rob Jones. Ia akan dibantu oleh Gary Beswick dan Constantine Hatzidakis sebagai asisten wasit, serta Andy Madley sebagai ofisial keempat. Sementara itu, Michael Salisbury ditunjuk sebagai VAR dengan Neil Davies sebagai asisten VAR.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post