Haaland 300 Gol Klub Ronaldo Mbappe Lewat

El-Shinta

6 September 2026

3
Min Read

Ekonesia – Erling Haaland kembali menjadi sorotan utama di kancah sepak bola Eropa. Mesin gol Manchester City ini baru saja menorehkan pencapaian luar biasa dengan membukukan 300 gol sepanjang karier profesionalnya di level klub. Momen bersejarah itu tercipta saat The Citizens sukses menundukkan Coventry 1-0 dalam laga terbaru, sekaligus mengamankan posisi puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan rekor sempurna.

Angka fantastis 300 gol ini dicapai Haaland hanya dalam 384 pertandingan. Sebuah kecepatan yang mengagumkan, meskipun sedikit lebih lambat dari Lionel Messi yang mencapai torehan serupa dalam 365 laga. Namun, Haaland berhasil melampaui dua megabintang lainnya, Kylian Mbappe yang membutuhkan 398 pertandingan dan Cristiano Ronaldo yang baru mencapainya setelah 499 penampilan. Gol-gol tersebut ia kumpulkan bersama empat klub berbeda: Molde, Red Bull Salzburg, Borussia Dortmund, dan kini Manchester City.

Haaland 300 Gol Klub Ronaldo Mbappe Lewat
Gambar Istimewa : gilabola.com

Gol ke-300 yang menjadi penentu kemenangan atas Coventry lahir di menit ke-26. Bermain di hadapan publik Etihad Stadium, Haaland menyundul bola dengan sempurna, memastikan tiga poin krusial bagi timnya yang baru saja melakukan perombakan besar. Di bawah arahan manajer baru Enzo Maresca, Manchester City memang telah menggelontorkan dana lebih dari 450 juta Poundsterling, atau setara Rp10,3 triliun, untuk memperkuat skuad. Namun, di tengah gelombang pemain baru, Haaland tetap menjadi permata paling berharga.

Performa Haaland sendiri menunjukkan peningkatan signifikan, dengan gol ke gawang Coventry menjadi gol ketiganya dalam dua pertandingan terakhir. Meski demikian, sang striker tidak ragu melontarkan kritik terhadap dirinya sendiri. "Saya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol untuk mengakhiri pertandingan lebih awal, tapi saya tidak melakukannya," ujar Haaland. "Saya membuat laga menjadi sulit bagi tim dan membiarkan Coventry tetap dalam permainan hingga akhir. Di Liga Primer, jika Anda tidak memanfaatkan peluang, segalanya akan menjadi rumit."

Di sisi lain, Enzo Maresca patut berbangga dengan awal sempurna yang diukir timnya. Menggantikan sosok sekaliber Pep Guardiola bukanlah tugas mudah, namun Maresca berhasil membawa City meraih hasil maksimal di setiap laga. "Ini kemenangan penting, berbeda dari dua pertandingan sebelumnya. Saya sangat senang," tutur Maresca. Ia menambahkan bahwa proses adaptasi dan saling mengenal antara dirinya dan para pemain terus berjalan, menjanjikan peningkatan performa tim di masa mendatang.

Bursa transfer musim panas juga dimanfaatkan City hingga detik-detik terakhir. Enzo Fernandez dan Iliman Ndiaye menjadi dua rekrutan anyar yang langsung diturunkan saat melawan Coventry, bersama Elliot Anderson yang juga bergabung dengan biaya transfer besar. Haaland menyambut positif kedatangan para pemain baru ini. "Saya rasa kami mendatangkan banyak pemain yang sudah tahu level permainan Premier League," kata Haaland. "Enzo Fernandez tahu rasanya memenangkan sesuatu. Elliot juga sudah lama bermain di liga ini dan pernah membela timnas Inggris. Mereka akan langsung beradaptasi."

Kini, tantangan bagi City adalah membangun harmoni dengan skuad yang baru terbentuk. "Kami harus berusaha membangun sesuatu dan membuat mereka merasa senyaman mungkin, seperti yang saya rasakan saat pertama kali datang ke City," lanjut Haaland. "Saya langsung memberikan hasil, dan itulah yang Anda harapkan dari pemain bagus." Dengan keunggulan tiga poin atas Arsenal, sang juara bertahan yang baru akan berlaga, Manchester City dan skuad barunya siap menghadapi tantangan di depan. Iliman Ndiaye, salah satu wajah baru, pun turut merasakan manisnya awal musim. "Kami memulai dengan kemenangan, tidak mungkin lebih baik lagi," ujarnya.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post