Ekonesia – Kabar gembira datang dari perekonomian Indonesia Agustus ini! Menko Airlangga Hartarto mengumumkan deflasi 008 persen yang menandakan harga-harga stabil dan daya beli masyarakat tetap kuat.
Baca juga: Wamen ATR: Penilai Tanah Harus Berhati Nurani!
Ekonesia – Menurut Airlangga Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) bekerja super efektif menjaga ekonomi tetap stabil di tengah badai ketidakpastian global. Harga tomat cabai dan tiket pesawat murah jadi pahlawan utama deflasi kali ini.

Ekonesia – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan berada di angka 231 persen masih aman dalam target pemerintah. Inflasi inti juga stabil menandakan masyarakat masih punya cukup uang untuk belanja.
Baca juga: Raih Sertifikat TKDN Gratis, UMKM Meroket!
Ekonesia – Pemerintah tak mau lengah terus memantau harga beras dan memberikan bantuan kepada petani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tujuannya agar produksi pertanian meningkat dan harga pangan tetap terjangkau.
Ekonesia – Selain inflasi yang terkendali neraca perdagangan Indonesia juga surplus 417 miliar dolar AS pada Juli lalu. Ekspor kendaraan mesin dan alas kaki juga menunjukkan tren positif.
Ekonesia – Setelah beberapa bulan lesu Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia akhirnya kembali bergairah di angka 515. Ini menandakan industri manufaktur mulai bangkit dan optimisme pengusaha meningkat.
Ekonesia – Airlangga menambahkan pemerintah akan terus memberikan stimulus ekonomi dan mendorong masyarakat untuk membeli produk lokal melalui program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Semua demi menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia.








Tinggalkan komentar