Ekonesia – Kabar mengejutkan datang dari kubu Real Madrid. Bintang andalan mereka, Vinicius Jr, dipastikan tetap bisa berlaga di panggung Liga Champions Eropa, meskipun baru saja diganjar kartu merah dalam pertandingan LaLiga melawan Villarreal. Keputusan ini tentu menjadi angin segar bagi Los Blancos di tengah potensi absennya sang penyerang di kancah domestik.
Baca juga: PLN Sukses! Listrik Hijau Melonjak Drastis!
Insiden kontroversial yang melibatkan Vinicius terjadi setelah ia mencetak gol yang sempat membawa Real Madrid unggul 2-0 atas Villarreal. Namun, kegembiraan itu tak berlangsung lama. Intervensi Video Assistant Referee (VAR) menganulir gol tersebut setelah tayangan ulang memperlihatkan tindakan tidak sportif dari Vinicius. Ia diketahui menjambak rambut Nathan Saliba saat berusaha melewatinya, sebuah aksi yang dinilai sebagai perilaku kekerasan berdasarkan Laws of the Game Pasal 12.
Akibatnya, Vinicius menerima kartu merah keempat sepanjang karier seniornya. Laporan wasit Isidro Diaz de Mera berpotensi memperberat sanksi, dan Real Madrid memperkirakan pemain berusia 26 tahun itu bisa menerima larangan bermain hingga tiga pertandingan di LaLiga. Jika hukuman ini dijatuhkan, Vinicius harus melewatkan duel krusial melawan Sevilla, Barcelona dalam El Clasico, dan Racing Santander. Ini tentu menjadi pukulan telak bagi tim ibu kota Spanyol, mengingat pentingnya kehadiran Vinicius di lini serang. Ia baru bisa kembali memperkuat Los Blancos di kompetisi domestik saat menghadapi Valencia pada 8 November mendatang.
Baca juga: Data Migas-Tambang Dibongkar! Ada Apa?
Namun, ada celah aturan yang menguntungkan Real Madrid. Hukuman yang dijatuhkan dalam kompetisi domestik tidak secara otomatis berlaku di pertandingan antarklub Eropa. Artinya, sanksi larangan bermain di LaLiga tidak akan menghalangi Vinicius untuk tampil di Liga Champions. Ini memungkinkan sang penyerang lincah untuk tetap tersedia dalam tiga pertandingan Liga Champions berikutnya, selama ia tidak mengalami cedera atau menerima sanksi terpisah di kompetisi tersebut.
Real Madrid akan menghadapi periode penting dalam beberapa pekan ke depan dengan agenda ketat di Eropa. Setelah hanya menjalani satu pekan pertandingan fase liga di awal musim, Los Blancos dijadwalkan melakoni tiga laga Eropa sebelum jeda internasional berikutnya. Roma, RB Leipzig, dan AEK Athens menjadi tiga lawan yang menanti pasukan Jose Mourinho. Ketersediaan Vinicius menjadi modal penting bagi Mourinho yang tengah berupaya membawa Real Madrid kembali mendominasi sepak bola domestik dan Eropa. Ekspektasi terhadap Real Madrid di Liga Champions sangat tinggi, mengingat klub tersebut telah mengoleksi 15 gelar juara kompetisi elite Eropa itu. Mourinho sendiri belum kembali menjuarai Liga Champions sejak membawa Inter Milan meraih treble pada 2010.
Menariknya, situasi serupa juga dialami oleh salah satu calon lawan Real Madrid, AS Roma. Penyerang mereka, Donyell Malen, menerima kartu merah saat Roma bermain imbang melawan Como di Serie A. Malen, yang dikenal produktif sepanjang tahun ini, juga harus menjalani hukuman larangan bermain di kompetisi domestik. Namun, sanksi tersebut tidak menghalanginya untuk tampil ketika Roma menjamu Real Madrid pada pertandingan kedua fase liga Liga Champions, Rabu mendatang.
Dengan demikian, baik Vinicius maupun Malen berpeluang tampil dalam pertemuan kedua tim di Eropa, meskipun sama-sama menerima kartu merah di kompetisi domestik. Bagi Mourinho, kehadiran Vinicius akan menjadi kunci untuk menghadapi jadwal Liga Champions yang padat, memastikan Real Madrid tetap bisa mengandalkan salah satu pemain ofensif andalannya di panggung Eropa.



Tinggalkan komentar