Drama Haru Skuad AS Piala Dunia 2026 Terkuak

El-Shinta

30 Mei 2026

4
Min Read

Ekonesia – Detik-detik pengumuman skuad Tim Nasional Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026 menyajikan luapan emosi tak terlupakan, terutama bagi Sebastian Berhalter. Gelandang Vancouver Whitecaps ini tak menyangka namanya masuk dalam daftar 26 pemain, sebuah kabar yang ia terima melalui notifikasi di ponselnya. Empat tahun lalu, ia hanya seorang penonton di tribun Qatar, menyaksikan Piala Dunia 2022. Kini, impiannya menjadi kenyataan.

"Saya sedang menuruni tangga usai rapat tim dan melihat notifikasi di ponsel. Rasanya tidak mungkin. Empat tahun lalu saya ada di tribun Qatar. Jika saat itu ada yang bilang saya akan masuk tim ini, mungkin orang akan menganggapnya gila," tutur Berhalter, putra mantan pelatih timnas AS, Gregg Berhalter. Ia menjadi salah satu talenta anyar yang dipercaya Mauricio Pochettino untuk berlaga di panggung sepak bola terbesar dunia.

Drama Haru Skuad AS Piala Dunia 2026 Terkuak
Gambar Istimewa : gilabola.com

Air Mata Bahagia Iringi Pengumuman Skuad

Bukan hanya Berhalter yang merasakan momen spesial. Bek senior Tim Ream mengetahui kabar gembira itu saat meninggalkan pusat latihan Charlotte FC. Sementara itu, penyerang Club América, Alejandro Zendejas, merayakannya bersama keluarga dan kekasihnya, tak kuasa menahan derai air mata sukacita.

Di sisi lain, Pochettino memilih untuk tidak mengulas para pemain yang gagal menembus skuad akhir. Pelatih asal Argentina itu ingin fokus penuh pada 26 nama yang berhasil mengamankan tempat. "Kami tidak bisa membicarakan pemain yang tidak masuk skuad karena itu tidak menghormati pemain yang berhasil masuk," tegas Pochettino. Ribuan pendukung Amerika Serikat memadati area di bawah Jembatan Brooklyn saat pengumuman berlangsung, menunjukkan antusiasme tinggi mengingat Piala Dunia kembali ke Amerika Utara setelah 32 tahun.

Ricardo Pepi Raih Kesempatan Kedua

Kisah menarik lainnya datang dari Ricardo Pepi. Striker PSV ini pernah merasakan pukulan telak setelah dicoret dari skuad Piala Dunia 2022. Kini, ia mendapatkan penebusan, sebuah peluang yang sempat melayang empat tahun silam. "Kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia membuat saya sadar banyak hal yang harus diperbaiki. Itu masa sulit, tetapi saya menjadikannya sebagai motivasi," ungkap Pepi. Menurutnya, pengalaman bermain di Eropa telah mematangkannya dan membuatnya lebih siap menghadapi tantangan besar Piala Dunia. Kehadirannya disambut positif suporter, yang berharap Pepi bisa menjadi ujung tombak penting tim.

Christian Pulisic Dipercaya Jadi Kapten

Ban kapten Timnas Amerika Serikat akan diemban oleh Christian Pulisic selama Piala Dunia 2026. Penyerang AC Milan ini tetap menjadi ikon sepak bola AS, meskipun sempat menuai kritik atas performanya yang mandek tanpa gol selama lima bulan. Pulisic mengakui beban berat yang menyertai statusnya sebagai kapten. "Ada tekanan. Ini Piala Dunia. Saya mengerti orang-orang akan memberikan tekanan kepada para pemain dan saya memahami itu," kata Pulisic. Meski demikian, pemain berusia 27 tahun ini bersyukur atas kesempatan memimpin negaranya. Ia juga menilai kehadiran Mauricio Pochettino membawa angin segar dan kepercayaan diri baru bagi skuad. "Dia punya banyak pengalaman. Dia pernah melatih klub-klub besar dan tahu bagaimana mempersiapkan tim untuk turnamen seperti ini," tambah Pulisic.

Pochettino Pilih Komposisi Tak Lazim

Dalam pemilihan skuad akhir, Pochettino membuat beberapa keputusan mengejutkan. Diego Luna dan Tanner Tessman, misalnya, gagal masuk daftar meski tidak mengalami cedera. Pelatih asal Argentina itu hanya membawa empat gelandang bertahan murni, namun memasukkan sepuluh pemain bertahan ke dalam skuad. Menurut Pochettino, keputusan ini diambil demi menjaga keluwesan taktik sepanjang turnamen. "Kami ingin memiliki keseimbangan yang tepat. Karena itu kami membawa lima bek tengah agar tidak mengambil risiko," jelasnya. Dengan komposisi ini, Amerika Serikat memiliki opsi bermain dengan empat atau tiga bek sesuai kebutuhan pertandingan.

Satu pertanyaan masih menggantung: bek Crystal Palace, Chris Richards, masuk daftar pemain meski sedang dalam pemulihan cedera ligamen pergelangan kaki kiri. Kondisinya akan terus dipantau menjelang batas akhir pendaftaran skuad FIFA pada 1 Juni.

Opini Ekonesia

Masuknya Sebastian Berhalter dan Ricardo Pepi menjadi warna menarik dalam skuad Amerika Serikat kali ini. Keduanya membawa cerita perjuangan yang kuat dan bisa menjadi sumber motivasi tambahan di ruang ganti. Keputusan Pochettino yang memilih komposisi skuad tidak biasa juga menunjukkan ia ingin memberi banyak opsi taktik selama turnamen berlangsung.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post