Ekonesia – Nama Oki Ramadhana kini menjadi sorotan tajam di jagat pasar modal Indonesia. Direktur Utama Mandiri Sekuritas yang juga menjabat Komisaris Utama Bursa Efek Indonesia ini secara terang-terangan mengonfirmasi langkahnya untuk maju dalam bursa calon Direktur Utama BEI periode 2026-2030. Proses pencalonan ini, menurut Oki, kini tengah bergulir di Otoritas Jasa Keuangan OJK.
Baca juga: Waskita Lepas Aset Tol Kejutan Akhir Tahun?
"Memang benar saya telah mendaftarkan diri. Kini tinggal menunggu bagaimana proses selanjutnya di Otoritas Jasa Keuangan. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk berkontribusi bagi kemajuan negara," tegas Oki saat ditemui di Gedung BEI Jakarta pada Senin 11 Mei 2026.

Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan melalui Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Hasan Fawzi telah mengumumkan penerimaan empat paket lengkap calon direksi BEI untuk periode 2026-2030. Hasan menjelaskan bahwa total 28 individu masing-masing tujuh orang per paket kini sedang menjalani tahapan verifikasi administrasi dan pemeriksaan rekam jejak yang ketat oleh OJK. Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers virtual pada Selasa 5 Mei 2026.
Baca juga: Tahun Ular Kayu: Ekonomi Indonesia Moncer di 2025?
Oki Ramadhana tidak sendiri dalam pencalonannya. Ia memimpin sebuah paket yang berisikan enam nama profesional lainnya untuk mengisi jajaran direksi BEI. Mereka adalah Wuddy Darsono yang diusulkan sebagai Direktur Pengembangan Stephanus Turangan untuk posisi Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota serta Bernardus Sumargo sebagai Direktur Penilaian. Melengkapi tim ada Poltak Hotradero yang disiapkan sebagai Direktur Keuangan SDM dan Umum Syafruddin untuk Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko dan Yoga Mulya sebagai calon Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan.




Tinggalkan komentar