Bola Emas 2026 Zlatan Henry Beda Pilihan

El-Shinta

4 Oktober 2026

2
Min Read

Ekonesia – Perdebatan sengit mengenai siapa yang paling layak mengangkat trofi Ballon d’Or 2026 mulai memanas. Dua legenda sepak bola, Zlatan Ibrahimovic dan Thierry Henry, terang-terangan menunjukkan pilihan berbeda, memecah pandangan publik terhadap kandidat terkuat. Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, dan megabintang Kylian Mbappe menjadi sorotan utama dalam perebutan gelar individu paling prestisius ini.

Lamine Yamal, wonderkid berusia 19 tahun, tampil memukau sepanjang musim 2025-2026, menjadikannya salah satu favorit utama. Kontribusinya tak terbantahkan dengan catatan 25 gol dan 20 assist dari 57 pertandingan di level klub dan tim nasional. Performa gemilangnya turut mengantarkan Barcelona merengkuh gelar La Liga, sementara ia juga menjadi bagian integral dari skuad Spanyol yang sukses menjuarai Piala Dunia. Puncaknya, Yamal dinobatkan sebagai Pemain Terbaik La Liga, melengkapi musim fenomenalnya. Setelah sempat finis di posisi kedua pada pemungutan suara Ballon d’Or musim sebelumnya, Yamal kini secara terbuka menyuarakan ambisinya. "Saya rasa belum ada yang memenangkan sebanyak itu di usia semuda ini," ujarnya dalam sebuah wawancara. Pernyataan tersebut diamini oleh Zlatan Ibrahimovic. Dalam sesi tanya jawab singkat dengan ESPN saat peluncuran FC 27 di New York, Zlatan tanpa ragu menyebut nama Yamal sebagai pilihannya untuk peraih Bola Emas.

Bola Emas 2026 Zlatan Henry Beda Pilihan
Gambar Istimewa :

Namun, pandangan berbeda datang dari Thierry Henry. Mantan penyerang legendaris ini justru mengunggulkan Kylian Mbappe. Berbicara di Fox Sports, Henry berargumen bahwa Mbappe tetap layak diperhitungkan, bahkan jika ia tidak berhasil memenangkan trofi kolektif besar. Henry menekankan dominasi individu Mbappe, yang tercatat sebagai top skor Liga Champions, top skor La Liga, dan pencetak gol terbanyak di Piala Dunia, menunjukkan konsistensi performa di level tertinggi.

Selain Yamal dan Mbappe, nama Harry Kane juga muncul sebagai pesaing tangguh. Penyerang Inggris ini menunjukkan ketajaman luar biasa dengan koleksi 73 gol dari 65 pertandingan bersama klub dan negaranya pada musim 2025-2026. Kane sukses memimpin Bayern Munich meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal. Torehan gol fantastis ini menjadikannya pemain pertama sejak Lionel Messi pada musim 2011-2012 yang mampu melampaui angka 70 gol dalam satu musim kompetisi.

Jika Lamine Yamal berhasil memenangkan Ballon d’Or 2026, ia akan mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai peraih penghargaan termuda sepanjang masa. Upacara penganugerahan Ballon d’Or 2026 sendiri dijadwalkan akan dihelat pada 26 Oktober di London Palladium, Inggris. Lokasi ini menandai debutnya sebagai tuan rumah acara bergengsi tersebut.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post